Jakarta, nusantarabicara -- TNI AD dari Kodam IV/Diponegoro menggelar latihan terintegrasi dengan materi Operasi Gerilya yang digelar di daerah latihan Gunung Lawu Kompleks, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.
Dilansir dari keterangan Penkodam IV/Diponegoro, Minggu (30/11), Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin yang menghadiri langsung latihan yang digelar beberapa waktu lalu. Mayjen TNI Achiruddin mengatakan bahwa latihan Operasi Gerilya merupakan salah satu upaya terakhir dalam mempertahankan kedaulatan NKRI dalam sistem pertahanan rakyat semesta dengan menggelar perang berlarut.
Latihan lanjutnya bertujuan membekali pengetahuan dan meningkatkan kemampuan prajurit agar memiliki kesiapsiagaan guna menghadapi kemungkinan perang gerilya di masa depan, sekaligus menyiapkan wilayah pertahanan aspek darat di wilayah Kodam IV/Diponegoro dalam rangka memperkuat Sistem Pertahanan Rakyat Semesta.
“Selama pelaksanaan latihan, seluruh prajurit dihadapkan pada situasi dan kondisi perang berlarut sesuai skenario latihan yang direncanakan. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan gambaran yang mendekati situasi dan kondisi sebenarnya ketika harus bergerilya menghadapi musuh dalam menjaga kedaulatan NKRI,” kata Achiruddin.
Melalui latihan ini, prajurit dituntut untuk dapat menerapkan taktik gerilya secara terintegrasi, menajamkan kembali naluri dan disiplin tempur serta penerapan akan pengetahuan teknis dan taktis militer.
“Setiap prajurit Kodam IV/Diponegoro dan segenap personel komponen cadangan harus memiliki kecakapan dan kompetensi dalam menerapkan taktik gerilya, kemampuan ini akan terus dipelihara dan diasah melalui latihan-latihan yang berkesinambungan,” tutup Achiruddin.(Agus)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar