Jakarta Barat, Nusantarabicara -- Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat melalui Forum Komunikasi Lalu Lintas kembali menyelenggarakan pertemuan lintas sektor sebagai upaya memperkuat koordinasi dalam menjaga kelancaran, keselamatan, dan ketertiban lalu lintas. (20/1)
Forum ini digelar sebagai respons atas tingginya aktivitas lalu lintas di sejumlah ruas jalan utama serta kawasan dengan kepadatan kegiatan masyarakat.
Forum Komunikasi Lalu Lintas bulan Januari 2026 difokuskan pada wilayah kecamatan yang memiliki tingkat permasalahan lalu lintas cukup menonjol, khususnya Kecamatan Cengkareng dan Kalideres.
Kegiatan ini dihadiri oleh Suku Dinas Perhubungan Kota Administrasi Jakarta Barat, Satuan Lalu Lintas Polres Metro Jakarta Barat, Suku Dinas Bina Marga, Kepala Jasa Raharja Cabang Jakarta Barat, Syafaat Rahmat, perwakilan Kecamatan Cengkareng dan Kalideres, serta para pemangku kepentingan terkait lainnya.
Dalam forum tersebut, dilakukan evaluasi kondisi lalu lintas pada kecamatan fokus bulan sebelumnya, yakni Kecamatan Cengkareng, Kalideres, dan Kembangan.
Pembahasan meliputi titik-titik kemacetan di ruas Jalan Daan Mogot, Jalan Lingkar Luar Barat, Jalan Raya Kembangan, serta kawasan pusat perdagangan dan permukiman padat. Forum juga mengevaluasi data kepadatan lalu lintas, angka kecelakaan, pelanggaran parkir liar, serta efektivitas pengaturan dan rekayasa lalu lintas yang telah diterapkan.
Selain evaluasi, forum membahas langkah antisipasi dan penanganan permasalahan lalu lintas pada bulan berjalan. Fokus diarahkan pada pengaturan lalu lintas di Kecamatan Cengkareng dan Kalideres, terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari.
Pembahasan mencakup penanganan dampak aktivitas pasar, kawasan sekolah, kegiatan masyarakat, serta pekerjaan galian dan perbaikan jalan. Kesiapan personel pengaturan lalu lintas, koordinasi lintas instansi, serta optimalisasi sarana dan prasarana pendukung juga menjadi perhatian utama.
Forum turut menekankan pentingnya peningkatan keselamatan dan edukasi berlalu lintas kepada masyarakat. Upaya yang direncanakan meliputi kegiatan sosialisasi dan edukasi keselamatan berlalu lintas, penertiban pelanggaran yang berpotensi menimbulkan kecelakaan, peningkatan disiplin parkir, serta pelaksanaan kampanye keselamatan berlalu lintas secara terpadu di wilayah kecamatan fokus.
Kegiatan ditutup dengan penyampaian kesimpulan dan rekomendasi hasil pembahasan, penetapan rencana tindak lanjut yang akan dilaksanakan oleh masing-masing instansi pada kecamatan fokus, serta penjadwalan Forum Komunikasi Lalu Lintas berikutnya dengan penentuan kecamatan prioritas selanjutnya. Forum ini diharapkan mampu mendorong penanganan permasalahan lalu lintas yang lebih terkoordinasi, efektif, dan berkelanjutan di wilayah Jakarta Barat. (Agus)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar