NUBIC, JAKARTA - Untuk mewujudkan kedamaian itu, kelompok masyarakat yang mengatasnamakan Relawan Peduli Solo akan mengadakan deklarasi damai dengan #SoloDamai.
Bertekad untuk mewujudkan pemilu berjalan aman, damai, sejuk, kondusif berlangsung pada Sabtu (23/3) di seputar monumen juang ’45 Banjarsari.
Deklarasi tersebut dihadiri Puluhan organisasi kepemudaan (OKP) Se Solo Raya. Deklarasi tersebut bertujuan mengajak seluruh masyarakat menjaga kondusifitas Kota Solo.
Dalam jumpa pers di Che”es Resto Manahan, Jumat (22/3) malam, Ketua Panitia Kegiatan, Hendra Ery Wicaksono mengemukakan, kegiatan ini diinisiasi Pemuda Pancasila (PP), KNPI dan juga Pemuda Merah Putih.
Menurutnya. Ormas Kepemudaan Solo raya mempunyai tanggung jawab moral untuk menjaga kedamaian di Kota Solo. “Maka dari itu, pentingnya membuat gerakan massal mengajak masyarakat untuk menjaga suasana sejuk, damai dalam pelaksanaa kampanye Pemilu,” imbuhnya.
Hendra menambahkan, dengan adanya kegiatan ini diharapkan adanya perbedaan pilihan tidak memecah belah persatuan dan kesatuan. Di samping itu juga, mengajak masyarakat agar mengedepankan persaudaraan dan menjaga kerukunan, meski berbeda pilihan. “Pemilu itu kan hanya proses lima tahunan, jadi jangan sampai adanya perbedaan pilihan akan memecah belah persatuan dan kesatuan,” tandasnya.
Untuk mewujudkan pemilu damai, panitia deklarasi secara simbolis akan melepas enam ekor burung dara. “Burung itu adalah lambang kedamaian, harapannya pemilu berjalan aman dan sejuk.
“Dalam deklarasi juga akan diadakan penandatanganan bersama sebagai bentuk komitmen menjaga kondusifitas Kota Solo,” tambah Ketua KNPI, Bambang Gage.
Acara deklarasi, lanjut Bambang, akan dihadiri seribuan lebih yang berasal dari puluhan OKP se-Solo Raya. “Selain mengundang OKP, kami juga akan mengundang KPU, Bawaslu, Forkompimda dan juga tokoh masyarakat,” imbuhnya.(Andi)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar