Berbicara Tentang Indonesia

Berbicara Tentang Indonesia
Guna Persatuan Dan Kemajuan Bangsa Serta Negara Kesatuan Republik Indonesia
Diberdayakan oleh Blogger.
Latest Post

Resmikan 9 Fasilitas Di Pondok Pesantren Nuu Waar, Ustadz Fadzlan Berharap "Pondok Pesantren Ini Kelak Akan Membanggakan Indonesia Dari Wilayah Timur"

Written By Nusantara Bicara on 12 Apr 2021 | April 12, 2021

 

Fasilitas bangunan yang diresmikan di dalam Pondok Pesantren Nuu Waar

Bekasi, nusamtarabicara.co - Al-Fatih Kaaffah Nusantara (AFKN) menggelar acara peresmian penggunaan 9 fasilitas yang ada di Pondok Pesantren Nuu Waar, Setu, Kab Bekasi, Jawab Barat (10/04). Fasilitas-fasilitas tersebut terdiri dari: Rumah Sehat Nuu Waar AFKN Santriwan, Rumah Sehat Nuu Waar AFKN Santriwati, Supermarket Al-Fatih Kaaffah Nusantara, Kantin (Ruang Makan) Al Fatih Kaaffah Nusantara Santriwan, Kantin (Ruang Makan) Al Fatih Kaaffah Nusantara Santriwati, Homestay Guru, Homestay, Central Kitchen, serta Studio dan Media Center AFKN.

“Alhamdulillah, sejak menempati lokasi pesantren pada tahun 2012, kini Pondok Pesantren Nuu Waar terus melengkapi fasilitas bagi para santri. AFKN terus membangun dakwah dari Timur untuk Indonesia,” tegas Presiden Al-Fatih Kaaffah Nusantara, Ustadz M Zaaf Fadzlan Rabbany Garamatan.

Presiden AFKN Ustadz MZ. Fadzlan R. Garamatan saat memberi sambutan pada peresmian Fasilitas bangunan di pondok Pesantren Nuu Waar (10/4)
 

Dalam sambutan singkatnya, Ustadz Fadzlan mengungkapkan beberapa nama yang banyak memberikan motivasi dalam perjalanan dakwahnya selama 40 tahun. “Di antara yang banyak memberikan motivasi adalah ayah, almarhum H Machmud Garamatan dan ibu, almarhumah  Siti Rukiah Iribaram,” ujar Ustadz Fadzlan. Selain itu, yang juga turut memberikan motivasi, salah satunya adalah almarhum Habib Ahmad Vadaaq.

“Beliau adalah guru terbaik yang banyak memberinya inspirasi dan motivasi dalam dakwah,” ungkap Ustadz Fadzlan.

Habib Muhammad Vadaaq Putra almarhum Habib Ahmad Vadaaq (10/04)

Sebagai bentuk penghormatan kepada sang guru, dalam acara tersebut Ustadz Fadzlan menghadirkan anak beliau, Habib Muhammad Vadaaq. Hadir pula beberapa undangan yang juga banyak memberikan dukungan dalam perjalanan dakwah Ustadz Fadzlan, di antaranya: H Ir Agusman Effendi, Ustadz H Ahmad Fatahillah, H Sujasman Nur, Hj Ningrum Maurice, dan Hj Harlina Hardini.

“Semoga Allah SWT melimpahkan keberkahan, dijadikan keluarga yang sakinah mawaddah warahmah, dan dijadikan segala dukungan terhadap dakwah ini sebagai pembuka pintu-pintu surga. Dan yang telah wafat, dilapangkan kuburnya dan ditempatkan di sisi Allah SWT,” urai Ustadz Fadzlan dalam doa.

 

Penanda Tanganan Prasasti oleh Habib Muhammad Vadaaq.(10/04)

Selanjutnya, ustadz asal Patipi, Fakfak ini bercerita tentang alasan AFKN mendirikan pondok pesantren di Bekasi. Katanya, ketika mulai membangun jaringan dakwah di Pulau Jawa, ada permintaan kepada Ustadz Fadzlan dari sebuah pesantren di Bogor agar mengirimkan anak-anak dari Irian Jaya untuk dididik di pesantren tersebut. “Alhamdulillah, waktu itu saya mencari anak-anak dari Irian Jaya mendapatkan 20 anak. Langsung saya beli tiket dan dibawa pesantren,” aku Ustadz Fadzlan yang ketika itu

Sayangnya, belum lama berada di pesantren itu, pihak pesantren mengeluh dengan kebiasaan anak-anak yang punya jumlah porsi makannya besar. “Jika di kampung mereka biasa makan ubi besar-besar 5 buah, jadi kalau ketemu makan nasi jumlah bisa sangat banyak. Jatah beras yang mestinya bisa untuk seluruh santri, bisa ludes oleh 20 anak,” ulas Ustadz Fadzlan tersenyum.

 

Akhirnya, mulai dari situ Ustadz Fadzlan bersama istri mengontrak rumah untuk menampung anak-anak tadi yang dikembalikan oleh pihak pesantren. “Sejak itu, saya langsung mendidik anak-anak dan menerapkan tradisi puasa Sunnah kepada mereka. Hingga, akhirnya beberapa waktu mereka mulai terbiasa menyesuaikan dengan pola makan yang tidak berlebihan,” kenang Ustadz Fadzlan yang saat itu mengontrak beberapa rumah di Komplek Perumahan Pondok Hijau, Bekasi Timur.

Tantangan tidak sampai di situ. Ustadz Fadzlan menyampaikan, seiring waktu jumlah santri yang terus bertambah. “Mereka ini punya kebiasaan memanggil dengan suara yang keras. Terkadang warga di sana banyak yang protes. Sejak itu, mulailah untuk mencari tanah yang akan dijadikan pondok pesantren untuk pembinaan anak-anak dari Irian Jaya,” gagasnya.

 Alhamdulillah, bermula dari mengontrak rumah, membeli sebidang tanah sedikit demi sedikit, AFKN telah membangun Pondok Pesantren Nuu Waar dan saat ini fasilitas di dalamnya terus dilengkapi. “AFKN telah memulai sebuah pekerjaan baru untuk kesetaraan anak-anak Timur dari Indonesia untuk menjadi anak bangsa yang mempunya ilmu, iman, dan al-Qur’an dalam jiwanya,” gugah Ustadz Fadzlan menyampaikan visi besarnya dalam dakwah.  

Semoga, tambahnya lagi, Pondok Pesantren Nuu Waar ini terus menorehkan sejarah dalam membuat perubahan anak-anak Irian Jaya yang kelak akan membanggakan Indonesia dari wilayah Timur.  


Di akhir acara, Ustadz Fadzlan meminta kepada Habib Muhammad Vadaaq, H Ir Agusman Effendi, Ustadz H Ahmad Fatahillah, H Sujasman Nur, Hj Ningrum Maurice, dan Hj Harlina Hardini untuk menanda-tangani prasasti peresmian dimulainya penggunaan 9 fasilitas Pondok Pesantren Nuu Waar.

  “Bismillah….Allahu Akbar…,” teriak pembaca acara saat satu persatu prasasti itu ditanda tangani. Dan teriakan itu pula dikumandangkan oleh seluruh santri saat satu persatu pita yang berada di depan setiap fasilitas ruangan yang diresmikan digunting. (Ahmad Damanik) 

Polres Metro Jakarta Barat Buru Pencuri Di Sebuah Counter HP Yang Terekam Oleh CCTV

Jakarta, nusantarabicara.co - Kasus pencurian Hp di sebuah Counter Rukan Sedayu Square, Cengkareng, Jakarta Barat terekam Camera CCTV.

Pemilik Counter harus kehilangan beberapa unit Hp setelah dicuri oleh orang yang terekam CCTV. 


Dari rekaman yang viral di sosial media itu, pelaku mengenakan jaket dengan kupluk di kepala dan menghisab sebatang rokok. Dengan cepat pelaku menguras isi etalase dan memasukan sejumlah Hp ke tas yang dibawanya. 

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Teuku Arsya Khadafi membenarkan pihaknya baru saja menerima laporan pencurian sejumlah telepon seluler dari pemilik toko. 


"Korban berinisial HS sudah membuat laporan ke kami terkait dengan pencurian sejumlah hp di salah satu Counter kawasan Cengkareng," kata Arsya Minggu (11/4/2021). 

Arsya mengatakan, kasus ini sedang ditangani oleh Resmob Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat dibawah pimpinan Kanit Iptu Avrilendy. Oleh karenanya, ia belum bisa menjelaskan secara detail terkait dengan kasus pencurian tersebut lantaran penyidik tengah bekerja. 

Ia meminta kepada awak media untuk bersabar sampai pelaku pencurian Hp di sana tertangkap oleh Resmob Polres Metro Jakarta Barat. 

"Jika nanti sudah tertangkap kami akan sampaikan kepada rekan-rekan media. Karena kami baru menerima laporan dan anggota sedang bekerja memburu pelaku," tutur dia.(Eman) 

Wujud Kepedulian, Koramil Sarmi Kunjungi Pasien Rawat Inap di Puskesmas

Sarmi-Papua, nusantarabicara.co - Kepedulian terhadap sesama, Komandan Komando Rayon Militer 1712-01/Sarmi Kapten Inf Ratno bersama Wakil Ketua 1 DPRD Kabupaten Sarmi Bapak Mustafa Arnold Muzakar, S.E. melakukan kegiatan sosial dengan mengunjungi semua pasien rawat inap yang berada di Puskesmas Sarmi, Minggu (11/4/2021).

Kegiatan yang dilakukan TNI dari Koramil 1712-01/Sarmi oleh Babinsa Sertu Gerson Imbiri selaku Babinsa Kelurahan Sarmi beserta Babinsa Koramil 1712-01/Sarmi lainnya, mendapat sambutan baik dari Kepala Puskesmas, Perawat, Bidan serta pihak keluarga pasien rawat inap yang sedang menunggu.

Dalam kesempatan itu juga, Danramil mengatakan bahwa tim medis agar bisa memberikan pelayanan yang terbaik kepada seluruh pasien rawat inap. "Saya berharap para tenaga medis layani dengan baik kepada seluruh Pasien rawat inap di RS ini," ungkap Danramil.

Danramil 1712-01/Sarmi Kapten Inf Ratno menambahkan bahwa selain itu di tempat yang sama Babinsa memberikan bantuan dan bingkisan berupa buah-buahan, roti dan susu kepada para pasien yang masih terbaring sakit.

"Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian TNI kepada masyarakat sebagai penyemangat pasien yang sedang sakit. Kita berharap dengan apa yang kita lakukan hari ini, menjadi penyemangat dengan besar harapan pasien bisa sembuh dan kembali beraktifitas seperti biasanya.” ujar Ratno.

"Bentuk kepedulian dan kegiatan sosial ini, akan terus ditanamkan di tubuh prajurit TNI agar lebih dekat kepada masyarakat, karena saya yakin bersama Rakyat TNI akan kuat," tutup Danramil 1712-01/Sarmi. (Pendam XVII/Cenderawasih).

Komandan Korem 174 Merauke Terima Kunjungan Ketua Tim Kajian Pusterad


Merauke, nusantarabicara.co - Komandan Korem 174/ATW Merauke Brigjen TNI Bangun Nawoko didampingi Kasrem Kolonel Inf Agustinus Dedy Prasetyo dan para Kasi Korem  174/ATW, beberapa waktu lalu menerima kunjungan kerja Tim Kajian Pusat Teritorial Angkatan Darat (Pusterad), bertempat di Makorem 174/ATW Merauke, Distrik Tanah Miring, Kab. Merauke, Papua.

Dalam kunjungan kerja tersebut, Tim Kajian Pusterad dipimpin oleh Brigjen TNI Eko Susetyo selaku Ketua didampingi Letkol Inf Yudhi Yahya selaku Perwira pendamping. Kunjungan ini dalam rangka Kajian Optimalisasi Pelaksanaan Binter TNI AD dalam penanganan deradikalisasi di wilayah Korem 174 /ATW Merauke.

Kegiatan Tim Kajian Pusterad di wilayah Korem 174 Merauke selama tiga hari, mulai tanggal 6 s.d 8 April 2021, melakukan kunjungan di beberapa tempat diantaranya Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Sota Merauke.

Tim Kajian Pusterad juga melakukan wawancara langsung kepada Tokoh Masyarakat Kab. Merauke Bapak Jhon Gluba Gebze, Ketua Lembaga Masyarakat Adat Merauke Bapak Fredy Mahuze, Wakil Rektor Universitas Musamus Merauke Dr. Maria Veronica Irene Herdjiono, S.E., M.Si, Kepala Kesbangpol Kab. Merauke Rama Daryanto, Dandim 1707/Merauke Letkol Czi  Muh. Rois Edy Susilo, S.T. dan Danrem 174 Merauke Brigjen TNI Bangun Nawoko. (Penrem 174 Merauke).

Bantu Ketersediaan Stok Darah, Satgas Pamtas Yonif 642 Donorkan Darah di Perbatasan

Written By Nusantara Bicara on 11 Apr 2021 | April 11, 2021


Sanggau-Kalbar, nusantarabicara.co - Dalam upaya menjaga ketersediaan stok darah di Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sanggau di tengah pandemi Covid-19, personel Satgas Yonif 642/Kapuas mengikuti kegiatan donor darah yang digelar di Gedung Serbaguna Kantor Camat Sekayam, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, Kalbar.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas, Letkol Inf Alim Mustofa, dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Sanggau, Kalbar, Minggu (11/4/2021).

Diungkapkan Dansatgas, kegiatan donor darah itu diikuti oleh 5 orang personel Pos Kotis Entikong Satgas Yonif 642/Kapuas. “Wujud kepedulian kami dalam membantu dan menjaga ketersediaan stok darah di PMI, terutama di tengah pandemi Covid-19 saat ini,” ujarnya.

Menurut Dansatgas, dengan donor darah ini banyak manfaat kesehatan yang akan didapatkan oleh personel Satgas Yonif 642/Kapuas selaku pendonor. “Yang jelas, selain mendapatkan cek kesehatan gratis, juga dapat menyelamatkan nyawa orang lain lewat darah yang didonorkan,” katanya.

Di tempat terpisah, Pratu Darmawan salah satu personel Satgas Yonif 642/Kapuas yang mengikuti kegiatan itu, menyampaikan sangat senang dan antusias setiap ada kesempatan untuk melakukan donor darah. “Selama ada kesempatan, sebisa mungkin saya ikut berpartisipasi untuk mendonorkan darah, selain bermanfaat untuk kesehatan diri sendiri, juga dapat membantu kesulitan orang lain,” pungkasnya. (Pen Satgas Yonif 642).

Ketum PPWI : Wartawan Harus Hati-hati Terhadap Upaya Penyuapan oleh Oknum Obyek Pemberitaan

PEMBANGUNAN MASJID AGUNG AFKN DI PONDOK PESANTREN NUU WAAR/PAPUA

TERAPI KESEHATAN DAN PENGOBATAN PENYAKIT OLEH USTADZ FADLAN R. GARAMATAN

Perkembangan Pembangunan Mesjid Di Pondok Pesantren Nuu Waar

.

Tentara bukan merupakan suatu golongan di luar masyarakat, bukan suatu kasta yang berdiri di atas masyarakat. Tentara tidak lain dan tidak lebih dari salah satu bagian masyarakat yang mempunyai kewajiban tertentu.
 
Copyright © 2018 - All Rights Reserved
Created by Nusantara Bicara