Diberdayakan oleh Blogger.
Latest Post

Wujud cinta NKRI dan TNI, Germanus Hibahkan Tanah Ribuan Meter

Written By Nusantara Bicara on 24 Mar 2019 | Maret 24, 2019


NUBIC, JAKARTA - Sebagai wujud kecintaannya kepada NKRI dan TNI, salah satu warga perbatasan RI-PNG hibahkan ribuan meter tanah kepada Satgas Pamtas Yonif Mekanis 521/DY.

Tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis 521/DY, Letkol Inf. Andi A. Wibowo S.Sos., M.I.Pol., dalam rilis tertulisnya, Sabtu (23/3/2019).

Diungkapkan Dansatgas, Yanggadur merupakan salah satu Desa di Distrik Sota yang terletak di wilayah Merauke dan berbatasan langsung dengan PNG. 

"Sungguh sangat terharu dan bangga kepada saudara kita, yaitu Germanus Mbangu. Ditengah keterbatasan yang ada, telah menunjukan sikap nasionalisme dan patriotisme nya kepada kita semua," ujar Andi.


"Yaitu dengan menyerahkan tanah kepada Satgas Pamtas Yonif 521, suka rela," tambahnya. 

Menurut Andi, karena kecintaanya kepada NKRI dan juga TNI, Germanus  menghibahkan tanahnya seluas 32  x 34 m atau sekitar 1008 m2 di Kampung Yanggadur, Distrik Sota, Kabupaten Merauke, Papua, Jumat (22/3/2019).

"Proses penyerahan Surat Tanah Hibah tersebut diserahkan langsung oleh Germanus kepada Danpos Yanggandur (Letda Inf Gatot Mustofa) yang disaksikan oleh warga dan aparat pemerintah daerah setempat," tegasnya

"Ini juga membuktikan bahwa warga yang berada di perbatasan memilik kesadaran bela negara dan wawasan kebangsaan yang tinggi serta kemanunggalan  yang sangat erat, bahkan melekat dengan TNI," imbuh lulusan Akmil 2001 itu.

Sikap dan tindakan dari Germanus, menurut Andi sebagai salah satu umpan balik dari kinerja Satgas Pamtas selama ini kepada masyarakat.

"Sebenarnya bukan hanya kita (Satgas Yonif 521) saja, melainkan juga akumulasi Satgas Pamtas yang selama ini begitu dekat dalam menjamin keamana   wilayah dan membantu kesulitan rakyat," kata Andi.

"Selaras dengan jati diri TNI, rakyat adalah segalanya, baik sebagai tujuan maupun subyek dalam pengabdian dan pembangunan disegala bidang," tambahnya.

Terkait dengan tanah hibah, mantan Kepala Staf Administrasi Pangdam V/Brawijaya pun berjanji, akan dimanfaatkan secara maksimal untuk kepentingan negara dan bangsa serta membantu warga.

"Karena di TNI AD ada prosedur tersendiri  maka Hibah ini akan dilaporkan secara berjenjang kepada Pangdam XVII/Cenderawasih melalui Danrem 174/Anim Ti Waninggap, dalam rangka proses lebih lanjut," tutur Andi.

Pernyataan Dansatgas tersebut diamini oleh Germanus Mbangu. Dia mengatakan bahwa apa yang dilakukannya semata-mata karena rasa peduli serta kecintaanya kepada NKRI.

"Terlebih TNI,  supaya dapat menjalankan tugas negara dengan sebaik-baiknya," tegasnya.

Germanus sangat berharap agar keberadaan Satgas di wilayahnya tidak hanya dapat menjamin keamanan wilayah semata, namun juga dapat mendorong semangat warga masyarakat Yanggadur untuk lebih maju. (Dispenad).

Pembangunan Sasaran Fisik TMMD Kodim 0601/Pandeglang Sudah 90 Persen


NUBIC, JAKARTA - Anggota yang tergabung Satgas TMMD 104 Kodim 0601/Pandeglang terus menggenjot pembangunan infrastruktur yang belum rampung di  Desa mekarsari, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pandeglang Banten. Minggu (24/03). 

Sasaran fisik yang telah dilaksanakan berupa pembuatan dan pembukaan badan jalan sepanjang 3.200 meter dengan lebar 6 meter, 50 meter TPT (Tembok Penahan Tanah), Gorong- gorong sebanyak 16 unit, pembuatan sumur bor, Perehaban Mesjid Darussalam di kampung Saluyu sudah rampung 90 % hanya tinggal memasang lantai keramil saja.

Sertu Wahyu menyampaikan pemasangan lantai keramik hari ini dipastikan selesai karena kita di sini semenjak dari tadi malam kerja lembur pembokaran bersama masyarakat, sehingga hari ini kita tinggal pasang saja.

Sementara itu perehaban mushola Al-Azis di kampung Cilancar saat ini masih tahap pengerjaan, diharapkan sebelum upacara penutupan perehaban mushola Al-Azis dapat selesai 100 %

Pasiter Kodim 0601/Pandeglang Kapten Inf Ruiyat mengatakan, penutupan TMMD 104 di Desa Mekarsari Kecamatan Bojong Kabupaten Pandeglang akan berakhir dua hari lagi. Saat ini anggota yang tergabung Satgas TMMD dan warga masyarakat desa Mekarsari terus berupaya menyelesaikan kegiatan fisik perehaban Mushola Al-Azis di kampung Cilancar.

Anggota Satgas di bagi menjadi beberapa kelompok sabagian merapihkan pekerjaan pemasangan batu dan sebagian di fokuskan pada perehaban mushola. Warga masyarakat siap membantu sampai semua kegiatan tuntas 100 %,"tuturnya.(Andin) 

Peduli Sentani, Gugah Warga Skouw Ulurkan Bantuan


NUBIC, JAKARTA - Demi meringankan keadaan pengungsi yang saat ini membutuhkan uluran tangan dan bantuan dari berbagai pihak, Satgas Pamtas Yonif PR 328/DGH menggelar aksi peduli bencana banjir kepada para pengunjung dan pedagang pasar Skouw.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Yonif PR 328/DGH, Mayor Inf Erwin Iswari,S.Sos., M.Tr (Han). dalam rilis tertulisnya di Kabupten Keerom, Papua. Minggu (24/3/2019).


Dijelaskan Dansatgas, aksi peduli ini dipimpin oleh Pabintal Satgas Lettu Kav Hendry J. Pasalbessy  dan Karantina Hewan dan Tumbuhan Bapak Ilyas. Satu minggu setelah bencana banjir yang terjadi di wilayah Sentani, ribuan pengungsi menaruh harapan untuk hidup dan makan di posko pengungsian. 

"Peristiwa yang terjadi di Sentani, menggugah   warga Skouw untuk turut mengulurkan bantuan demi saudara-saudara kita yang sedang mengalami musibah," ujar Erwin

Sebagai satuan yang bertugas dalam menjaga wilayah perbatasan, Satgas Pamtas Yonif PR 328/DGH pun ikut merasakan kesedihan yang dialami oleh para pengungsi yang kehilangan tempat tinggal dan anggota keluarga.

“Aksi amal peduli banjir di Sentani ini untuk meringankan beban saudara-saudara kami yang terkena musibah bencana banjir yang masih berada di posko-posko pengungsian,” jelas Erwin.

Para pengunjung maupun pedagang pasar Skouw pun sangat antusias dengan kegiatan ini, terlihat hampir semua pengunjung dan pedagang pasar memberikan sumbangan baik berupa uang, pakaian layak pakai, makanan serta kebutuhan-kebutuhan lainnya yang sangat dibutuhkan oleh para pengungsi.

“Dari hasil uang yang kami dapat hasil dari sumbangan rencana akan kami belikan susu dan popok untuk anak-anak bayi yang berada di pengungsian,” kata Erwin.

Rencananya seluruh sumbangan yang telah dikumpulkan, akan disalurkan langsung kepada posko-posko pengungsian yang ada di Sentani. (Dispenad)

Trauma Healing untuk Anak-Anak Korban Bencana Banjir Bandang Sentani , Jayapura


NUBIC, Jayapura - Bencana Alam banjir bandang Sentani, Jayapura menyisahkan duka mendalam bagi kita semua. Terutama warga yang terdampak langsung bencana. Korban jiwa, kehilangan anggota keluarga yang dicintai, kerusakan materiil dan kehilangan harta benda semakin menambah duka bagi korban.

Hingga kini sesuai data yang dihimpun oleh Posko Induk Gunung Merah Sentani up date pada 23/03/2019 pukul 06.00 Wit tercatat 112 jiwa meninggal dunia (MD) terdiri dari 105 jiwa di Kabupaten dan 7 jiwa di Kodya. Dinyatakan hilang 94 orang. Jumlah pengungsi mencapai 11.589 orang (2718 KK) tersebar dalam 29 titik pengungsian yang dikoordinir dalam 06 zona pengungsian.

Salah satu yang paling terdampak oleh duka bencana alam ini adalah kelompok anak-anak. Karena itu Tim Kesehatan Gabungan TNI berinisiatif melaksanakan Trauma Healing kepada anak-anak pengungsi dipimpin langsung Karumkit RS Marthen Indey  Kol ckm dr. Budi SpKJ. (Spesialis Jiwa) dibawah Koordinator Kakesdam XVII/Cend Kolonel ckm dr. Djanuar fitriadi SpB. 

Kegiatan trauma healing ini dilaksanakan secara bergilir ketitik-titik pengungsian diawali di posko pengungsian Gunung Merah Kantor Bupati Jayapura sembari melaksanakan  pengobatan dan pemeriksaan kesehatan bagi korban lainnya.

Setidaknya ratusan anak-anak pengungsi antusias dan bergembira mengikuti berbagai permainan yang diselenggarakan oleh tim trauma healing. Tidak hanya dilaksanakan oleh Tim Kes Gab TNI bahkan kegiatan trauma healing ini juga melibatkan ibu-ibu Persit Kodam XVII/Cen dan ibu-ibu Dharmapertiwi.

Kegiatan trauma healing dilaksanakan sore dan malam hari. Anak-anak terlihat sangat ceria seakan melupakan segala duka yang sedang melanda, selain bermain, bernyanyi dan menari mereka juga mendapatkan berbagai hadiah hiburan dari ibu-ibu persit dan dharma pertiwi.(pen kodam XVII /Cenderawasih) 


KUNJUNGAN PANGLIMA TNI DAN KAPOLRI KE POSKO INDUK BENCANA BANJIR BANDANG


NUBIC, Jayapura,- Dalam rangka peduli kasih sekaligus memberikan bantuan kepada para korban bencana banjir bandang yang melanda Distrik Sentani Kabupaten Jayapura pada Sabtu malam, 16 Maret yang lalu, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, S.I.P., dan Jenderal Pol. Prof. Drs. H.M. Tito Karnavian, Ph.D., didampingi Pangdam XVII/Cenderawasih dan Kapolda Papua mengunjungi Posko induk yang bertempat di kantor Bupati Gunung Merah Sentani. Sabtu, (23/03/2019).

Dalam kunjungannya, Panglima TNI mengucapkan bela sungkawa kepada masyarakat di kabupaten Jayapura yang tertimpa musibah bencana banjir bandang. Selain itu, Panglima TNI juga mengunjungi para pengungsi yang berada di posko induk dan berinteraksi langsung dengan para pengungsi.

Ada seorang pengungsi yang sangat berterimakasih atas kepedulian dan bantuannya dari TNI karena dalam proses evakuasi dan penanganan terhadap masyarakat sangat diutamakan. Disisi lain Panglima TNI juga menanyakan keadaan masyarakaat pengungsi mengenai kebutuhan makanan, air minum dan pakaian.

"Kami sangat berterimakasih untuk bantuan dan dukungan selama kami di pengungsian, tetapi saya mewakili masyarakat pengungsi, kami meminta kepada bapak Panglima TNI untuk menyampaikan permintaan kami kepada Bapak Presiden Jokowidodo untuk memberikan perbaikan rumah dan tempat ibadah kami yang terkena banjir," ujar Kris Rumbiak warga pengungsi.

"Kami akan menyampaikan menyampaikan dan akan segera ditindak lanjuti oleh PU Pera agar proses ibadah dapat berjalan lancar seperti biasanya," terang Panglima TNI.

Selain itu, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, S.I.P., mengunjungi anak-anak yang sedang melaksanakan kegiatan melukis untuk menghilangkan rasa trauma akibat bencana banjir bandang. Nampak terlihat bahagia dari raut wajah anak-anak pengungsi saat Panglima TNI mengunjungi ke tempat pengungsian. 

Diakhir kunjungannya Panglima TNI dan Kapolri ke posko Induk memberikan bantuan terhadap masyarakan yang tertimpa musibah banjir bandang dan akan segera dilaksanakan perbaikan rumah-rumah serta asrama Yonif Raider 751/VJS dan Asrama Lanud Jayapura.

Selain itu Panglima TNI berharap kepada 94 orang yang hilang maupun rumah-rumah warga yang hanyut maupun tertimbun dapat ditemukan dalam keadaan selamat dan sehat.(pen kodam XVII /Cenderawasih) 


Ketum PPWI : Wartawan Harus Hati-hati Terhadap Upaya Penyuapan oleh Oknum Obyek Pemberitaan

.

Tentara bukan merupakan suatu golongan di luar masyarakat, bukan suatu kasta yang berdiri di atas masyarakat. Tentara tidak lain dan tidak lebih dari salah satu bagian masyarakat yang mempunyai kewajiban tertentu.
 
Copyright © 2018 - All Rights Reserved
Created by Nusantara Bicara