Diberdayakan oleh Blogger.
Latest Post

Pengabdian Tanpa Batas, Satgas Pamtas 643 Gelar Bhakti Sosial di Perbatasan.

Written By Nusantara Bicara on 19 Okt 2019 | Oktober 19, 2019


Sanggau, nusantarabicara.co  - Satgas Pamtas Yonmek 643/Wanara Sakti kembali menggelar kegiatan Bhakti Sosial berupa sunatan massal dan pelayanan kesehatan di wilayah perbatasan. Kali ini dilakukan oleh Satgas Pamtas Pos Koki SSK 4 Balai Karangan, bertempat di Kecamatan Beduai, Kabupaten Sanggau, kemarin. Guna meningkatkan kesehatan masyarakat khususnya di wilayah perbatasan. Yang dibuka langsung oleh Dansatgas Pamtas, Letkol Inf Dwi Agung Prihanto.

Dansatgas Pamtas, Letkol Inf Dwi Agung Prihanto mengatakan, kegiatan yang diselenggarakan ini merupakan komitmen Satgas Pamtas untuk meningkatkan kesehatan masyarakat di perbatasan, dengan memberikan kemudahan akses kesehatan secara geratis. Juga bertujuan agar masyarakat lebih sadar terhadap kesehatanya.

Kegiatan tersebut disambut dengan baik dan antusias masyarakat, dengan berbondong-bondong memenuhi tempat dilaksanakanya sunatan massal dan pelayanan kesehatan. Kegiatan ini tentunya memberikan manfaat bagi masyarakat terutama warga yang kurang mampu secara ekonomi," ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan, bhakti sosial ini merupakan salah satu kegiatan pembinaan teritorial untuk mendukung tugas pokok TNI serta membantu pemerintah dalam mewujudkan kesehatan masyarakat di wilayah perbatasan," terangnya.

"Semoga dengan adanya kegiatan tersebut, masyarakat khususnya di perbatasan termotivasi untuk selalu menjaga kesehatan, baik diri sendiri, dan terutama keluarga. Karena kesehatan itu sangat mahal, kalau tubuh kita sehat, beraktivitas jadi semangat," katanya.

Sementara itu, Agus (49) warga Beduai mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan bhakti sosial berupa sunatan massal dan pelayanan kesehatan. "Terima kasih bapak TNI yang telah peduli dengan kesehatan kami, semoga kegiatan seperti ini dapat terus diadakan dan tidak terputus sampai disini," harapnya. (Pendam XII/Tpr)

Belasan Warung Esek-esek Di OW Pantai Randusanga Indah Brebes Dibongkar Petugas

Written By Nusantara Bicara on 18 Okt 2019 | Oktober 18, 2019


Brebes, nusantarabicara.co – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, kembali melakukan penertiban terhadap puluhan bilik mesum di Obyek Pantai Randusanga Indah (Parin). Kamis (17/10/2019).

Ada 18 warung esek-esek telah dilakukan pembongkaran. Sebelum dibongkar, petugas memergoki tiga pasangan ABG yang berstatus pelajar tengah asyik berduaan bahkan satu pasangan nyaris telanjang di dalam bilik berukuran 2 × 2 meter itu.

Kasatpol PP Brebes, Drs. Budi Darmawan, M.Si mengatakan, dari hasil razia itu ditemukan 3 pasangan remaja yang masih sekolah tengah berduaan di bilik asmara sekitar pukul 12.15 WIB.

Untuk kedua pasangan ABG yang hanya sebatas pegang-pegangan tangan, diminta petugas pulang, sedangkan sepasang ABG yang nyaris telanjang dibawa ke kantor untuk membuat surat pernyataan dan diberitahukan ke pihak sekolah untuk pembinaan.

Sebelumnya, pihaknya dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Brebes, telah memberikan teguran keras kepada para pemilik warung asmara yang diduga untuk praktik asusila, dengan mengacu kepada Perda Nomor 1 Tahun 2015, tentang Ketertiban dan Ketentraman Umum.

“Tindakan tegas ini sesuai dengan Perda Nomor 1 Tahun 2015 Pasal 15, tentang tertib asusila,” jelasnya.

Dikatakannya juga, sebelumnya pihaknya juga sering melakukan penindakan dan pembongkaran terhadap warung-warung di kawasan OW Parin tersebut, dengan melibatkan juga pihak Polres dan Kodim 0713 Brebes. Namun, para pedagang membandel dan kembali membuat bilik-bilik usai ditertibkan.

Sementara itu, Kadinbudpar Brebes, Iskandar Agung menyatakan bahwa, pengembangan pariwisata di Parin sebagai penyumbang PAD (Pendapatan Asli Daerah), merupakan tantangan terberat pihaknya.

“Ini tantangan terberat kami untuk melakukan pengembangan pariwisata. Harus diakui memang tempat wisata itu sulit dibangun karena faktor dari kondisi masyarakat,” ungkapnya.

Iskandar melanjutkan, untuk menangani peliknya persoalan ini, pihaknya juga sudah melakukan koordinasi dengan Pemerintah Desa Randusanga Kulon untuk menata kembali warung-warung yang selama ini dijadikan ajang mesum. Termasuk penanganan sampah yang kondisinya juga memprihatinkan karena tidak tertata.

“Kami dengan Pemerintah Desa setempat telah sepakat untuk mengatur langkah kedepannya. Karena selain petugas, penataan tempat wisata ini sangat memerlukan keterlibatan masyarakat setempat,” pungkasnya.

Terkait dengan tahap pengembangan tempat wisata tersebut, Detail Engineering Design (DED) sudah dibuat, namun memulainya perlu diawali dengan penataan warung esek-esek terlebih dahulu. Pasalnya, ratusan bilik mesum ini sudah ada dan masih eksis sejak puluhan tahun lalu.

Kepala Desa Randusanga Kulon, Afan Setiyono menyatakan bahwa, 80 % warganya mendukung upaya penertiban. Pihaknya juga telah mensosialisasikan kepada masyarakatnya tentang segi positif dan negatif terkait warung-warung itu.

"Ada sisi-sisi yang harus dipetakan dulu kalau memang akan dilakukan penertiban, jadi tidak merugikan siapapun. Karena warung tersebut merupakan sumber penghasilan bagi masyarakat setempat,” ucap Afan. (Kamsi Gautama)

Bentuk Kepedulian, Kapolsek Cengkareng bersama Danramil Besuk Ulama"


Jakarta, nusantarabicara.co - Disela-sela kesibukannya melaksanakan pengamanan persiapan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI,  Kapolsek Cengkareng Kompol H Khoiri SH MH  dan Danramil Cengkareng Kapten Inf Sudarsono didampingi Kanit Intelkam Polsek Cengkareng AKP Bambang Candra SH bersama perwira remaja Setukpa tetap meluangkan waktunya demi untuk menengok salah satu Tokoh Agama KH Abdul Mubin guru sekaligus besan dari KH Mahfudz Asirun  Pimpinan Pondok Pesantren Al Itqon, di Rumah Sakit Hermina Kalideres, Jumat (18/10/19).

“Niat kita adalah silaturahmi dan semoga KH Abdul Mubin yang sedang sakit diberikan ketabahan dan kesembuhan,” terang Kompol H Khoiri.


Dalam kesempatan yang sama Kapolsek juga nitip diri dan mohon bantuannya dalam memerangi faham radikalisme.

“Dengan bantuan para Kyai melalui pondok pesantren, kami yakin faham radikalisme tidak akan berkembang,” lanjutnya.


Tidak lupa Kapolsek juga menyampaikan tentang Persekusi maupun ancaman hukuman bagi pelakunya.

“Mari kita bersama-sama menjaga keamanan dan kenyamanan di wilayah Cengkareng Jakarta Barat, apabila menjumpai postingan yang sekiranya bersifat Sara ataupun Fitnah silahkan laporkan ke Polisi dan jangan sampai melakukan Persekusi,”imbuhnya.

Selain untuk menengok dan ber Do'a untuk kesembuhannya, juga sebagai bentuk kedekatanya dengan para Tokoh Agama dan juga untuk mempererat talisilaturahmi.(Eman) 

Sat Reskrim Polres Cilacap Tangkap pelaku Penyebar Konten Pornografi di Media Sosial

Written By Nusantara Bicara on 17 Okt 2019 | Oktober 17, 2019


Cilacap, nusantarabicara.co  -Sat Reskrim Polres Cilacap berhasil menangkap pelaku kasus pornografi dengan modus menyebar luas kan foto tidak senonoh   melalui media sosial media .

Kapolres Cilacap AKBP Djoko Julianto melalui Kasat Reskrim AKP Onkoseno G. Sukahar, SH., Sik saat konferensi pers di Mapolres Cilacap Kamis (17/10/2019) mengatakan bahwa modus operandinya adalah pelaku S (44 ) warga Cilacap tengah yang berdomisili di jalan Nyamplung Kelurahan Tritih Kulon  Kecamatan Cilacap Utara Kabupaten Cilacap menjalin hubungan asmara dengan korban  seorang Ibu Rumah Tangga warga Desa Kejawar  Banyumas dan diminta mengirim foto foto vulgar melalui aplikasi pesan dalam HP.

“Saat hubungan asmaranya mulai merenggang pelaku merasa sakit hati kemudian mengunggah foto foto Vulgar korban di media sosial” tambah Kasat Reskrim.

Peristiwa tersebut terungkap saat korban mengetahui foto foto Vulgar dirinya yang saat itu diminta oleh pelaku di unggah di media sosial dan atas kejadian tersebut korban merasa dirugikan dan tercemar nama baiknya dan melaporkan ke Polres Cilacap untuk diproses hukum.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya pelaku dijerat dengan pasal 27 ayat (1) UU No 19 tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) karena diduga telah Mendistribusikan, mentransmisikan, membuat, dapat diaksesnya informasi elektronik atau dokumen elektronik yang bermuatan asusila. Dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun penjara.(Kamsi Gautama/Hms Polres Clp)

Polisi Peduli Anak, Binmas Kedaung Kali Angke Sambangi Paud Bunga


Jakarta, nusantarabicara.co - Bhabinkamtibmas Kelurahan Kedaung Kali Angke  Polsek Cengkareng   Polres Metro Jakarta Barat Aiptu Syamsuer mengunjungi Paud Bunga Sebagai bentuk kedekatan Polri bersama anak anak, Kamis (17/10/19).

Di hadapan para murid Paud Bunga Aiptu Syamsuer menceritakan tentang tugas seorang Polisi dan dapat menjadi sahabat bagi siapapun, bahkan menjadi Polisi sahabat anak.


Selain itu, Aiptu Syamsuer juga mengenalkan tentang tertib berlalu lintas dan dia juga berpesan kepada murid Paud Bunga untuk rajin belajar, patuh dan menghormati Orang Tua dan Guru.

“Kami mengenalkan tentang peraturan lalu lintas kepada murid Paud Bunga sejak dini diharapkan mereka kelak menjadi pelopor keselamatan berlalulintas.” Ungkap Aiptu Syamsuer

Sementara, Kapolsek Cengkareng Polres Metro Jakarta Barat Kompol H Khoiri SH MH menjelaskan,  kegiatan ini dalam bentuk Polri peduli kepada anak anak sebagai generasi penerus bangsa dan Polri adalah sahabat bagi siapapun seperti halnya kepada anak anak.

“Kegiatan ini bertujuan sebagai pendekatan kepada  anak-anak usia dini sekaligus mengenalkan sisi humanis Polri sejak dini dan tidak untuk ditakuti,” ujarnya.(Eman) 
Ketum PPWI : Wartawan Harus Hati-hati Terhadap Upaya Penyuapan oleh Oknum Obyek Pemberitaan

.

Tentara bukan merupakan suatu golongan di luar masyarakat, bukan suatu kasta yang berdiri di atas masyarakat. Tentara tidak lain dan tidak lebih dari salah satu bagian masyarakat yang mempunyai kewajiban tertentu.
 
Copyright © 2018 - All Rights Reserved
Created by Nusantara Bicara