2 Jan 2026

Sertifikat Negara Tegaskan Keabsahan Merek PITI Persaudaraan, Gugatan Dinilai Lemah dan Berpotensi Rusak Kepastian Hukum


Jakarta, Nusantarabicara   --  (1/1/2026.),  KETUM PITI. Dr. IPONG HEMBING PUTRA menyampaikan hal terkait Sengketa merek Persaudaraan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) yang bergulir di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat kembali menegaskan satu prinsip fundamental hukum merek di Indonesia.

Sertifikat negara adalah bukti tertinggi atas kepemilikan merek. Fakta hukum menunjukkan, merek PITI telah terdaftar secara sah dan memperoleh perlindungan penuh negara melalui Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI), Kementerian Hukum dan HAM RI.

Berdasarkan Sertifikat Merek Nomor IDM000657831, merek Persaudaraan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) diajukan pada 8 Januari 2018, terdaftar pada 29 Oktober 2019, dan berlaku hingga 8 Januari 2028. Sertifikat tersebut diterbitkan setelah melewati seluruh tahapan pemeriksaan formalitas, pengumuman, dan pemeriksaan substantif sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis.

Secara hukum, sertifikat merek merupakan keputusan administrasi negara yang final dan mengikat, serta dilindungi asas presumptio iustae causa, setiap keputusan pejabat negara dianggap sah sampai ada putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap yang menyatakan sebaliknya. Dengan demikian, gugatan yang menyerang merek terdaftar tanpa bukti kuat dinilai sebagai upaya melawan keabsahan keputusan negara.

Pengamat hukum kekayaan intelektual menilai, Indonesia menganut prinsip first to file, bukan first to use. Artinya, pihak yang lebih dahulu mendaftarkan merek secara sah adalah pemilik yang diakui hukum. Klaim historis, moral, atau sosiologis yang tidak disertai pendaftaran resmi tidak memiliki kekuatan mengalahkan hukum positif.

“Jika negara telah menerbitkan sertifikat, itu berarti tidak ditemukan unsur itikad tidak baik. Menuduh sebaliknya sama saja dengan menuduh negara lalai atau salah menjalankan kewenangannya,” ujar dia kepada kepada Wartawan yang mengikuti jalannya perkara.

Lebih jauh, sertifikat merek melahirkan hak eksklusif bagi pemiliknya, termasuk hak melarang pihak lain menggunakan merek yang sama atau menyerupai untuk kelas barang dan jasa sejenis. Dalam konteks ini, justru pihak yang memaksakan klaim atas merek terdaftar berpotensi melanggar hukum merek itu sendiri.

Ia juga ungkapkan, gugatan terhadap merek yang telah bersertifikat negara bukan hanya persoalan antar pihak, melainkan menyangkut kepastian hukum nasional. "Jika gugatan semacam ini dikabulkan tanpa dasar kuat, maka sistem pendaftaran merek akan kehilangan wibawa, sekaligus menciptakan preseden buruk bagi dunia usaha, organisasi, dan perlindungan hak kekayaan intelektual di Indonesia," tegasnya

Hingga kini, sertifikat merek PITI berdiri sebagai fakta hukum yang tak terbantahkan. Tanpa bukti kuat untuk membuktikan itikad tidak baik atau pelanggaran prosedur, gugatan  dinilai kehilangan dasar yuridis dan berisiko ditolak demi menjaga konsistensi serta kepastian hukum.

Pihak media dan publik serta pengamat hukum akan terus memantau perkara ini, sebagai bagian dari komitmen pengawasan terhadap penegakan hukum dan kewibawaan negara dalam melindungi hak warga dan organisasi yang sah. ( Sodikin )

Rayakan Tahun Baru 2026, Polisi : Jangan Ada Petasan dan Kembang Api di Kota Tangerang


TANGERANG,  Nusantarabicara  --   Polres Metro Tangerang Kota bersama Pemerintah Kota Tangerang menegaskan larangan penggunaan petasan dan kembang api pada perayaan malam Tahun Baru 2026, Rabu 31 Desember 2025 malam ini. 

Aparat kepolisian dan unsur Pemkot Tangerang memastikan akan melakukan pemeriksaan ketat di pusat-pusat keramaian guna menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Dr Raden Muhammad Jauhari, S.H.,S.I.K., M.Si,  mengatakan, larangan tersebut mengacu pada instruksi Kapolri serta kebijakan Pemerintah Provinsi Banten dan Pemerintah Kota dan Kabupaten Tangerang.

“Kami mengimbau masyarakat untuk mematuhi larangan penggunaan petasan dan kembang api. Ini demi keselamatan bersama serta terciptanya suasana yang aman dan nyaman saat pergantian tahun,” kata Jauhari usai Apel Gelar Pasukan Pengamanan Malam Tahun Baru 2026.

Untuk memastikan larangan tersebut dipatuhi, kepolisian mengedepankan patroli gabungan yang melibatkan unsur Polri, TNI, dan Satpol PP. Pemeriksaan akan dilakukan secara intensif di lokasi-lokasi yang menjadi titik kumpul masyarakat.

“Di titik-titik keramaian akan dilakukan pemeriksaan. Jika ditemukan membawa petasan atau kembang api, tentu akan kami tindak sesuai ketentuan,” tegasnya.

Sejumlah lokasi menjadi fokus pengamanan di wilayah hukum Polres Metro Tangerang Kota, di antaranya Taman Elektrik, Situ Cipondoh, serta pusat perbelanjaan seperti Mall Tangerang City dan Mall Ramayana Ciledug. 

Selain itu, pengamanan juga dilakukan di kawasan PIK 2, Aloha, dan sekitarnya yang diprediksi mengalami peningkatan aktivitas masyarakat.

Sementara itu, Pemerintah Kota Tangerang turut memperkuat langkah pengamanan dengan menerbitkan surat edaran larangan petasan dan kembang api yang disosialisasikan hingga tingkat kecamatan dan kelurahan.

“Kami bersama Forkopimda berkomitmen menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat. Surat edaran larangan petasan dan kembang api sudah kami sampaikan melalui camat dan lurah agar dipatuhi bersama,” ujar Sachrudin menambahkan.

Wali Kota Sachrudin mengimbau masyarakat merayakan malam Tahun Baru 2026 malam ini dengan tertib tanpa petasan maupun kembang api, serta tetap mengutamakan keselamatan dan kenyamanan bersama. ( Sodikin )

Jasa Raharja Jakarta Timur Gelar Rapat Forum Komunikasi Lalu Lintas, Bahas Titik Rawan Kecelakaan dan Kesiapan Libur Tahun Baru 2026


Jakarta, Nusantarabicara  --   PT Jasa Raharja Cabang Tingkat I Jakarta Timur mengadakan Rapat Kegiatan Forum Komunikasi Lalu Lintas Wilayah Jakarta Timur yang bertempat di Kantor Satuan Lalu Lintas (Satlantas) wilayah Jakarta Timur pada Selasa, 30 Desember 2025.

Rapat ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, antara lain Kasatlantas Polres Metro Jakarta Timur, Kepala Suku Dinas Perhubungan Kota Administrasi Jakarta Timur, Suku Dinas Bina Marga Kota Administrasi Jakarta Timur, Suku Dinas Pendidikan Kota Administrasi Jakarta Timur, serta Satuan Polisi Pamong Praja Kota Administrasi Jakarta Timur.

Dalam rapat tersebut dibahas sejumlah isu strategis terkait keselamatan lalu lintas, khususnya mengenai identifikasi dan penanganan titik-titik rawan kecelakaan di wilayah Jakarta Timur. Selain itu, para peserta rapat juga membahas persiapan dalam menghadapi libur Tahun Baru 2026, salah satunya melalui rencana pelaksanaan kegiatan rampcheck untuk memastikan kelayakan operasional angkutan umum di terminal-terminal wilayah Jakarta Timur.
Melalui forum ini, seluruh peserta rapat sepakat untuk terus meningkatkan koordinasi dan sinergi antarinstansi guna menciptakan kondisi lalu lintas yang lebih aman, nyaman, dan tertib bagi masyarakat. 

Diharapkan, kerja sama yang terjalin dapat semakin memperkuat upaya penanggulangan kecelakaan lalu lintas serta meningkatkan keselamatan pengguna jalan, khususnya di wilayah Jakarta Timur. ( Sodikin )

Eric Vr: Kedaulatan Jurnalisme di Tengah Pusaran Disrupsi Teknologi 2026


JAKARTA, Nusantarabicara  --   Industri media nasional dihadapkan pada persimpangan krusial menjelang tahun 2026. Menanggapi dinamika teknologi dan perubahan perilaku konsumsi informasi, tokoh pers Eric Vr (31/12/2025) menegaskan kembali pentingnya mengembalikan marwah pers sebagai instrumen pendidikan publik yang bermartabat dan inklusif bagi seluruh generasi.

​Dalam refleksi akhir tahun di Jakarta, Eric Vr menekankan bahwa kepatuhan terhadap Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers bukan sekadar kewajiban hukum, melainkan komitmen moral. Ia mengingatkan bahwa kebebasan pers adalah amanah yang harus dibarengi dengan tanggung jawab sosial yang tinggi.

​"Kemerdekaan pers bukan berarti kebebasan tanpa batas. Di tahun 2026, media tidak boleh menjadi budak algoritma yang hanya mengejar angka kunjungan (traffic) namun mengorbankan kualitas informasi yang menjadi hak publik," ujar Eric dalam keterangannya.

*​Visi Pers Inklusif: Menjembatani Lintas Generasi*

​Eric memperkenalkan konsep "Pers Inklusif", sebuah strategi media untuk merangkul keberagaman audiens, mulai dari generasi Baby Boomers hingga Gen Alpha. Menurutnya, media memiliki kewajiban untuk menyediakan konten yang relevan tanpa menurunkan standar kebenaran. Hal ini mencakup penyajian analisis data yang mendalam bagi pembaca senior, sekaligus pemanfaatan format visual dinamis bagi generasi muda.

*​Lima Pilar Jurnalistik 2026*

​Sebagai pedoman bagi praktisi media dalam menghadapi tantangan masa depan, Eric Vr merumuskan lima prinsip utama yang harus dijunjung tinggi:

1.​ Akurasi Mutlak: Menempatkan kebenaran di atas kecepatan informasi.

2.​ Independensi: Menjaga jarak yang sama dari semua kepentingan demi objektivitas.

3.​ Kemanusiaan: Mengedepankan empati dan penghormatan terhadap hak asasi manusia dalam setiap pemberitaan.

​4. ransparansi: Terbuka terhadap koreksi dan aktif menyediakan ruang hak jawab bagi publik.

5.​ Inovasi Beretika: Mengadopsi Kecerdasan Buatan (AI) sebagai alat pendukung efisiensi, tanpa menggantikan proses verifikasi dan intuisi manusia.

*Menjaga Kepercayaan Publik*

​Eric juga mendorong organisasi pers untuk lebih aktif dalam membina integritas jurnalis. Ia menegaskan bahwa martabat jurnalistik adalah aset terpenting yang tidak boleh dikompromikan oleh hoaks atau praktik informasi yang tidak berimbang.

​"Sekali kepercayaan publik runtuh, maka runtuh pula pilar keempat demokrasi kita. Pers harus tetap menjadi penjaga gawang informasi (gatekeeper) yang terpercaya bagi bangsa Indonesia," pungkasnya. ( Sodikin )

Awal Tahun 2026, Kapolres Metro Tangerang Kota Pimpin Kenaikan Pangkat 158 Personel


Tangerang, Nusantarabicara   -–  Polres Metro Tangerang Kota menggelar Upacara Kenaikan Pangkat Personel Periode 1 Januari 2026, Rabu (31/12/2025). Upacara berlangsung di lapangan apel Polres Metro Tangerang Kota dan dipimpin langsung oleh Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol. Dr. Raden Muhammad Jauhari, S.H., S.I.K., M.Si.

Sebanyak 158 personel Polres Metro Tangerang Kota resmi menyandang pangkat satu tingkat lebih tinggi. Kenaikan pangkat tersebut terdiri dari 157 personel kenaikan pangkat reguler dan 1 personel kenaikan pangkat pengabdian, dengan rincian personel yang naik pangkat:
- AKBP 1 pers;
- Kompol 7 pers;
- AKP 7 pers;
- Iptu 22 pers;
- Aiptu 46 pers;
- Aipda 45 pers;
- Bripka 2 pers;
- Brigadir 25 pers;
- Briptu 2 pers. 

Kegiatan upacara turut dihadiri Wakapolres Metro Tangerang Kota, para Pejabat Utama Polres, para Kapolsek jajaran, perwira, bintara, ASN Polri serta Bhayangkari Polres Metro Tangerang Kota.

Dalam amanatnya, Kapolres Metro Tangerang Kota menyampaikan rasa syukur serta ucapan selamat kepada seluruh personel yang naik pangkat.
“Kenaikan pangkat ini patut kita syukuri. Pangkat bukan hanya simbol, tapi amanah dan tanggung jawab yang harus dijalankan dengan baik,” ujar Kombes Pol. Raden Muhammad Jauhari.

Kapolres juga menekankan pentingnya menjaga sikap dan perilaku, baik dalam kedinasan maupun kehidupan sehari-hari.

“Saya titip pesan, jaga institusi Polri ini dengan sebaik-baiknya. Jangan sampai ada pelanggaran. Jika sebelumnya pernah ada kekeliruan, di pangkat yang baru ini saya harap bisa menjadi pribadi yang lebih baik,” tegasnya.

Di akhir amanatnya, Kapolres turut menyampaikan ucapan selamat Natal dan Tahun Baru 2026 kepada seluruh personel dan keluarga besar Polres Metro Tangerang Kota.

“Semoga di tahun 2026, kita semua diberikan kesehatan, perlindungan, dan kekuatan untuk terus mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara. Polri harus tetap jaya dan dipercaya masyarakat,” tutupnya. ( Sodikin )

Rilis Evaluasi Pelaksanaan Tugas Polres Metro Tangerang Kota Tahun 2025


Tangerang Kota, Nusantarabicara  --  Polres Metro Tangerang Kota menggelar kegiatan Rilis Akhir Tahun 2025 di Mapolres Metro Tangerang Kota, Rabu (31/12/2025). Kegiatan ini menjadi momentum evaluasi menyeluruh atas pelaksanaan tugas, situasi kamtibmas, penegakan hukum, serta pelayanan kepolisian sepanjang tahun 2025 di wilayah Kota Tangerang.

Rilis akhir tahun tersebut dipimpin langsung Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Dr Raden Muhammad Jauhari, S.H, S.I.K, M.Si, dan dihadiri Wali Kota Tangerang Drs. H. Sachrudin, Wakil Wali Kota Tangerang H. Maryono Hasan, A.P, M.Si, Ketua DPRD Kota Tangerang H. Rusdi Alam, S.Th.I.,M.S.M serta Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang H. Mahdiar, S.STP., M.Si, Turut hadir para Pejabat Utama (PJU) Polres Metro Tangerang Kota dan seluruh awak media di Kota Tangerang.
Dalam pemaparannya, Kapolres menyampaikan bahwa sepanjang tahun 2025 terjadi peningkatan crime total, seiring dengan meningkatnya jumlah laporan masyarakat. Salah satu faktor pendorongnya adalah maraknya kejahatan berbasis media sosial, khususnya penipuan digital, yang membuat masyarakat semakin aktif melapor ke kepolisian.

Meski demikian, Kapolres menegaskan bahwa peningkatan laporan tersebut diimbangi dengan kinerja penyidik yang juga mengalami peningkatan signifikan pada Crime Clearence, Sepanjang 2025, penyidik Polres Metro Tangerang Kota berhasil menyelesaikan ribuan perkara, dengan capaian kinerja mencapai Clean Clearence 3.846 penanganan kasus, baik kejahatan yang tergolong serius maupun kejahatan konvensional.

Terkait kejahatan konvensional, Polres mencatat adanya dinamika naik dan turun pada beberapa jenis tindak pidana. Namun demikian, kasus narkoba menjadi perhatian utama, khususnya pada periode Juli hingga Desember 2025. Pemberantasan narkoba difokuskan pada peredaran sabu dan obat-obatan terlarang, termasuk obat daftar G, yang dinilai berkontribusi besar terhadap munculnya tindak pidana lain, seperti kekerasan dan gangguan kamtibmas.

Di bidang lalu lintas, Polres Metro Tangerang Kota juga memaparkan data kecelakaan lalu lintas yang menunjukkan perbandingan kenaikan dan penurunan pada sejumlah indikator. Keterbatasan sarana dan prasarana, serta masih rendahnya disiplin masyarakat dalam berlalu lintas, menjadi tantangan tersendiri. Minimnya penilangan manual dinilai turut memengaruhi tingkat kepatuhan pengendara.

Sebagai langkah ke depan, kepolisian akan kembali mengoptimalkan penegakan hukum lalu lintas melalui penerapan ETLE serta penindakan manual secara selektif, terutama terhadap pelanggaran kasat mata seperti tidak menggunakan helm dan bonceng bertiga, melawan arus.

Kegiatan rilis akhir tahun ini menjadi bentuk transparansi Polres Metro Tangerang Kota kepada publik, sekaligus komitmen untuk terus meningkatkan pelayanan, penegakan hukum, dan sinergi dengan pemerintah daerah serta seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Tangerang. ( Sodikin )

Napi di Nusakambangan Mandiri Lewat Program Ketahanan Pangan


Jakarta, Nusantarabicara   --  Program Ketahanan Pangan di lapas seluruh Indonesia, khususnya di Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, dinilai berhasil memberdayakan belasan ribu narapidana (napi) yang dibina Direktorat Jenderal Permasyarakatan Kementerian Imigrasi dan Permasyarakatan (Ditjenpas KemenImipas).

Menurut catatan Ditjenpas KemenImipas, sejak program ini dicanangkan hingga 29 Desember 2025, sebanyak 12.146 warga binaan permasyarakatan atau napi telah terlibat.

Luas lahan yang telah digarap untuk Ketahanan Pangan mencapai 4.424.101 meter persegi, dengan total premi yang didapatkan belasan ribu napi mencapai Rp 905.284.228.

Menteri Imipas Agus Andrianto mencanangkan program Ketahanan Pangan sebagai upaya menanamkan modal kemandirian bagi para napi, dengan membuka wawasan tentang ilmu pertanian, peternakan, perikanan, dan perkebunan. Program ini juga menjadi wujud dukungan terhadap cita-cita Swasembada Pangan yang digaungkan Presiden Prabowo Subianto.

Selain Ketahanan Pangan, Menteri Agus juga mendorong peningkatan kemampuan napi di sektor UMKM. Bengkel-bengkel pelatihan kerja di dalam lapas diberdayakan secara optimal untuk mendatangkan keuntungan ekonomi yang berdampak pada kesejahteraan napi.

Berbagai produk dari bengkel pelatihan, seperti pengolahan rotan hingga sabut kelapa, telah menembus pasar internasional.

Produk-produk tersebut antara lain coir shade buatan napi Lapas Kelas IIA Garut yang diekspor ke Spanyol, coir net buatan napi Lapas Kelas I Cirebon yang diekspor ke Korea Selatan, dan coco rope buatan Lapas Kelas IIB Purwodadi yang diekspor ke Belgia, Prancis, dan Australia.

Kementerian Imipas mencatat, ada 13 jenis produk napi yang telah diekspor ke 11 negara, dengan melibatkan 23.560 napi yang tersebar di 16 lapas.

Menteri Agus menjadikan Pulau Nusakambangan sebagai pilot project untuk peningkatan kemandirian napi. Ia berupaya mengubah stigma lapas sebagai tempat penghukuman.

Di Pulau Nusakambangan, kini terdapat balai pelatihan konveksi, balai pelatihan pelintingan rokok, balai pelatihan pembuatan pupuk organik, balai pelatihan pengolahan singkong menjadi mocaf, pabrik fly ash bottom ash yang menghasilkan material bangunan dari limbah PLTU, serta lahan-lahan ketahanan pangan.

"Kami ingin mewujudkan konsep sekali mendayung, dua tiga pulau terlampaui. Di satu sisi, kami membina warga binaan dengan pelatihan dan pemberdayaan. Di sisi lain, kami turut berkontribusi dalam ketahanan pangan nasional sebagaimana ditekankan oleh Presiden Prabowo Subianto," jelas Menteri Agus beberapa waktu lalu. (Agus)

Polda Kaltara Ikut Karate Bhayangkara Presisi Kaltara sabet gelar ‘Raja’ Borneo di Kejuaraan North Borneo


Kaltara, Nusantarabicara   --  Ajang North Borneo Karate Championship 2025 pada 23 November yang digelar di GOR Dwikora, Kabupaten Nunukan, 21-23 November, menjadi panggung dominasi atlet-atlet institusi Kepolisian.

Personel gabungan Polda Kalimantan Utara (Kaltara) yang bernaung di bawah bendera Karate Bhayangkara Presisi (KBP) tampil ganas dan sukses menyabet gelar bergengsi di berbagai kategori.

Pahlawan utama kali ini adalah Bripda Joshua Gerung, personel dari Polres Tana Tidung (KTT). Tampil beringas di kelas Kumite -67 Putra, Joshua tak terhadang dan sukses mengunci Juara 1 (Medali Emas).

Namun, kejutan sesungguhnya datang setelahnya. Performa Joshua dinilai paling mencolok dan mengesankan sepanjang turnamen, membuatnya berhak atas gelar Juara 1 Best of the Best Kumite Senior (Umum)!

Tak hanya Joshua, karateka lainnya juga menunjukkan kelasnya. Total lima personel berhasil naik podium, mengukuhkan nama Polda Kaltara di peta persaingan karate regional:

Atlet (Kesatuan) Kategori Prestasi
Bripda Joshua Gerung (Polres KTT) Kumite -67 Putra & Best of the Best Senior 🥇 Juara 1 & 🏆 Best of The Best
Bripda Jufri Nagasari (Satbrimob) Kumite -60 Putra (Umum) 🥈 Juara 2
Bripda Nicholas Andreanus (Satbrimob) Kumite -55 Putra (Umum) 🥈 Juara 2
Bripda Theresia Otnel (SPN Polda Kaltara) Kumite -61 Putri (Umum) 🥉 Juara 3
Bripda Fauzi Erlangga (Bidpropam) Kumite -60 Putra (Umum) 🥉 Juara 3. (Agus)

Alasan Insanul Fahmi Mantap Poligami, Artis Inara Rusli Jadi Istri Kedua


Jakarta,  Nusantarabicara  --  Perkara rumah tangga pengusaha muda Insanul Fahmi dengan Selebgram Wardatina Mawa menjadi sorotan publik. Sebab diterpa isi dugaan perselingkuhan.
 
Dugaan perselingkuhan itu disampaikan Mawa yang melaporkan sang suami ke Polisi pada November lalu sama artis Indonesia, Inara Rusli. 

Hal ini bentuk respons istri pertama yang mengetahui suaminya Insanul Fahmi telah nikah siri sama Inara Rusli. 

Keduanya diketahui nikah siri pada Agustus 2025. Mawa sebagai istri pertama tidak tahu Insanul Fahmi poligami. 

Dalam wawancara yang diunggah di kanal YouTube Cumicumi, Insanul menjelaskan kronologi dan alasan di balik langkah kontroversial tersebut.

Ternyata pernikahannya dengan Inara bukan semata karena cinta, melainkan sebagai bagian dari “edukasi” kepada Mawa agar lebih introspektif terhadap pernikahan mereka.

“Iya. Jadi aku udah nikah dulu memang udah nikah dulu, tapi aku mau jelasin sama Mawa pelan-pelan karena aku tahu karakter Mawa keras. Dan pada saat itu juga memang kita lagi konflik,” jelas Insan. 

"Dia bilang, ‘Aku janji bakal berubah, jadi lebih lembut, jadi lebih baik.’ Tapi ternyata waktu berjalan dan konflik tetap muncul,” lanjut Insan.

Lebih lanjut, kata Insan bahwa Inara Rusli sendiri awalnya tidak tahu bahwa ia sudah menikah.

“Justru gini sih yang salah persepsi orang. Inara itu enggak tahu kalau aku udah nikah atau belum. Enggak ada kebohongan, karena dia enggak tanya dan aku juga enggak punya kewajiban untuk jelasin,” pesan Insanul Fahmi. 

Di sisi lain, Inara yang juga sempat melaporkan sang suami karena dugaan menipu status. Akhirnya mencabut laporannya.

Berdasarkan keterangan kuasa hukum Inara, Daru Quthny, bahwa fokus kliennya saat ini menyelesaikan satu per satu persoalan yang ada. 

Prioritas utama mau menuntaskan konflik dengan Insanul Fahmi terlebih dahulu sebelum melangkah ke tahap berikutnya.
(Sumber : Instagram Wardatina Mawa)

Perketat Kamtib Akhir Tahun, Rutan Kelas I Tangerang Temukan dan Musnahkan Barang Berbahaya di Kamar Warga Binaan


TANGERANG,  Nusantarabicara  --   Menjelang perayaan Tahun Baru, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Tangerang mengintensifkan pengamanan dengan melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) kamar hunian warga binaan, Selasa (30/12). 

Langkah ini dilakukan sebagai upaya preventif untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban (kamtib) di dalam rutan tetap aman dan kondusif.

Sidak dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Kelas I Tangerang, Irhamuddin, dan dilaksanakan secara sinergis bersama unsur TNI serta jajaran petugas pengamanan rutan. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh di kamar-kamar hunian guna mencegah masuk dan beredarnya barang-barang terlarang yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan.

Dalam kegiatan tersebut, petugas menemukan sejumlah barang yang dinilai berbahaya dan tidak semestinya berada di dalam kamar hunian. Seluruh barang hasil temuan kemudian diinventarisir dan dimusnahkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Kepala Rutan Kelas I Tangerang, Irhamuddin, menegaskan bahwa sidak ini merupakan bagian dari komitmen institusinya dalam menjaga keamanan, khususnya menjelang momentum akhir tahun yang rawan terhadap gangguan kamtib.

“Sidak kamar hunian ini kami lakukan sebagai langkah antisipasi untuk memastikan situasi Rutan tetap aman dan kondusif, terutama menjelang perayaan Tahun Baru. 

Kami ingin memastikan tidak ada barang-barang terlarang yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban,” ujar Irhamuddin.

Ia menambahkan, keterlibatan TNI dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk penguatan pengawasan sekaligus wujud sinergi antarlembaga dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang tertib dan aman.

" Melalui sinergi dengan TNI dan jajaran pengamanan, kami berharap kondisi Rutan Kelas I Tangerang tetap terkendali, sehingga pelayanan serta pembinaan terhadap warga binaan dapat berjalan secara optimal,” tambahnya.

Ke depan, Rutan Kelas I Tangerang menegaskan komitmennya untuk terus melaksanakan pengawasan secara rutin dan berkelanjutan. Upaya ini dilakukan demi menjaga stabilitas keamanan sekaligus mendukung terwujudnya sistem pemasyarakatan yang profesional, humanis, dan berintegritas. (Agus)

BULOG Beberkan Capaian Kinerja Optimal Tahun 2025 dan Siapkan Langkah Strategis Di 2026


Jakarta, Nusantarabicara   --   Perum BULOG memaparkan capaian kinerja strategis sepanjang tahun 2025 sekaligus mengumumkan langkah kebijakan utama tahun 2026 dalam Konferensi Pers Awal Tahun yang digelar pada Jum’at (2/1) di Kantor Pusat dan dihadiri Direktur Utama serta jajaran Direksi Perum BULOG. 

Berbagai capaian tersebut menegaskan peran BULOG sebagai instrumen negara dalam menjaga ketahanan pangan nasional serta mendukung Asta Cita Pemerintah menuju swasembada pangan yang berkelanjutan.

Direktur Utama Perum BULOG Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani menegaskan bahwa tahun 2025 merupakan fase krusial dalam penguatan peran BULOG di seluruh rantai pangan nasional, mulai dari hulu hingga hilir.

“Tahun 2025 adalah momentum konsolidasi peran BULOG sebagai stabilisator pangan nasional. 
Fokus kami jelas: melindungi petani, menjaga cadangan pangan, dan memastikan masyarakat mendapatkan akses pangan yang stabil dan terjangkau,” ujar Direktur Utama Perum BULOG.

Capaian Kinerja Optimal Tahun 2025

Hingga 31 Desember 2025, BULOG mencatat pengadaan beras nasional setara beras sebesar 3.191.969 ton, yang berasal dari penyerapan 4.537.490 ton Gabah Kering Panen (GKP), 6.863 ton Gabah Kering Giling (GKG), serta 765.504 ton beras. Capaian ini menjadi fondasi strategis dalam memperkuat Cadangan Beras Pemerintah (CBP) sekaligus menjaga kesinambungan produksi dan pendapatan petani.

Penyerapan GKP tersebut menjadi yang tertinggi sepanjang sejarah Perum BULOG. 

Dirut BULOG menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari kehadiran aktif BULOG di lapangan.

“Kami turun langsung ke petani untuk memastikan gabah terserap dengan harga sesuai ketentuan pemerintah. 
Ini bukan sekadar angka, tetapi bentuk nyata keberpihakan negara kepada petani dan fondasi penting menuju swasembada pangan,” tegasnya.

Selain beras, BULOG juga mencatat pengadaan jagung dalam negeri sebesar 101.968 ton, terdiri atas 101.770 ton melalui skema PSO dan 198 ton komersial. 

Langkah ini menjaga stabilitas harga di tingkat produsen serta memastikan keberlanjutan pasokan jagung nasional.

Di sisi distribusi, BULOG telah menyalurkan Bantuan Pangan sebesar 708 ribu ton sebagai perlindungan sosial bagi masyarakat rentan. Sementara itu, penyaluran SPHP Beras menyentuh angka 803 ribu ton dan SPHP Jagung sebesar 51.211 ton menjadi instrumen penting dalam menahan gejolak harga dan menjaga stabilitas pasokan di tingkat konsumen.

“Intervensi pasar melalui SPHP kami lakukan secara terukur dan terawasi. Tujuannya jelas, menjaga stabilitas harga tanpa merusak mekanisme pasar, sekaligus melindungi konsumen dan petani,” jelas Direktur Utama.

Dalam upaya memperluas akses pangan terjangkau, BULOG bersama Kementerian Pertanian dan Kementerian Dalam Negeri sukses menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak di 4.337 titik di seluruh Indonesia, yang mengantarkan BULOG meraih penghargaan dari MURI.

Dari sisi kesiapan cadangan, hingga akhir 2025 stok PSO BULOG tercatat sebesar 3,25 juta ton, melanjutkan tren positif setelah pencapaian stok tertinggi sepanjang sejarah sekitar 4,2 juta ton pada pertengahan 2025.

Dalam situasi darurat, BULOG juga menyalurkan bantuan bencana sebesar 14.227 ton di wilayah Sumatera, dengan distribusi mencakup Aceh sebesar 8.676 ton, Sumatera Utara 4.482 ton, dan Sumatera Barat 1.069 ton. 

Penyaluran ini mencerminkan tingginya kebutuhan respons darurat pangan di kawasan Sumatera sebagai salah satu wilayah dengan intensitas risiko bencana yang signifikan.

“Ketahanan pangan juga berarti kesiapan negara hadir dalam kondisi darurat. BULOG memastikan bantuan bencana tersedia, cepat, dan tepat sasaran,” tambahnya.

Langkah Strategis BULOG Tahun 2026

Memasuki tahun 2026, BULOG menyiapkan langkah strategis utama berupa penugasan penyerapan gabah/beras setara 4 juta ton, jagung sebesar 1 juta ton, dan penyerapan minyak goreng sebanyak 35% DMO untuk 3 BUMN Pangan (BULOG, ID Food, dan Agrinas Palma). 

Selain itu BULOG juga bertugas untuk menyalurkan 720.000 ton Bantuan Pangan yang akan disalurkan untuk 18 juta PBP, untuk alokasi 4 bulan. 

Guna menjaga stabilitas harga di tingkat konsumen, sebanyak 1,5 juta ton Beras SPHP akan disalurkan untuk seluruh masyarakat Indonesia melalui GPM serta pengecer. Penugasan ini menegaskan kepercayaan negara terhadap BULOG sebagai pilar stabilisasi pangan nasional.

“Target penyerapan 4 juta ton setara beras dan jagung 1 juta ton adalah amanah besar. Ini adalah upaya konkret negara untuk memastikan hasil panen petani terserap optimal, harga terjaga, dan cadangan pangan nasional semakin kuat,” ujar Direktur Utama.

Selain itu, BULOG merencanakan pembangunan 100 infrastruktur pascapanen guna memperkuat pengelolaan hasil pangan dari hulu ke hilir.

“Penguatan infrastruktur pascapanen adalah investasi strategis. Kami ingin hasil produksi petani tidak hanya terserap, tetapi juga terjaga mutunya dan memiliki nilai tambah,” pungkasnya.

Dengan capaian solid di tahun 2025 dan langkah strategis yang terarah di tahun 2026, Perum BULOG menegaskan komitmennya untuk terus menjadi garda terdepan dalam menjaga ketersediaan, keterjangkauan, dan stabilitas pangan nasional, sejalan dengan visi besar Asta Cita Pemerintah. (Agus)

Entri yang Diunggulkan

Sertifikat Negara Tegaskan Keabsahan Merek PITI Persaudaraan, Gugatan Dinilai Lemah dan Berpotensi Rusak Kepastian Hukum

Jakarta, Nusantarabicara    --  (1/1/2026.),  KETUM PITI. Dr. IPONG HEMBING PUTRA menyampaikan hal terkait Sengketa merek Persaudaraan Islam...

Postingan Populer