Home » , , » Dispen AU Selenggarakan Ceramah Membangun Citra Angkatan Udara di Satrad 216 Cibalimbing

Dispen AU Selenggarakan Ceramah Membangun Citra Angkatan Udara di Satrad 216 Cibalimbing

Written By Nusantara Bicara on 7 Sep 2019 | September 07, 2019


Sukabumi, nusantarabicara.co -  "Kehidupan saat ini tidak bisa lepas dari sosial media. Untuk itulah kita harus bisa menggunakan media sosial secara bijak. Karena citra Angkatan Udara bisa terbentuk dari cara menggunakan sosial media," ungkap Dansatrad 216 Cibalimbing Letkol Lek M. Miftahul Ghufron, S.T.,M.I.Pol. dalam sambutanya pada acara ceramah Dispenau dengan tema "Membangun Citra Angkatan Udara" (Jum'at,06/03/2019).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Inderaloka Satrad 216 Cibalimbing. Kegiatan ceramah tersebut dihadiri oleh : Dansatrad 216 Cibalimbing Letkol Lek M. Miftahul Ghufron, S.T.,M.I.Pol.,
Kasipensung Subdispenpas Dispenau Letkol Sus Nugroho, S.S , Mayor Sus Dwi Indro Suryono, Kadisops Satrad 216 Mayor Lek Sutrisno, jajaran Perwira Staf Satrad 216, anggota Satrad 216, PNS Satrad 216, BKO Paskhas, Ketua IKKT Pragati Wira Anggini ranting 006 Satrad 216 Ny Devy Indrawati Ghufron beserta pengurus dan ibu-ibu IKKT Pragati Wira Anggini ranting 006 Satrad 216.


 Letkol Sus Yuto Nugroho, S.S. selaku Kasipensung Subdispenpas Dispenau dalam sambutanya menyampaikan bahwa,
Dispenau (Dinas Penerangan Angkatan Udara) merupakan ujung tombak satuan untuk menyampaikan informasi dan membangun citra TNI AU. Hal itu dilakukan untuk meraih simpati publik  melalui share kegiatan di media sosial. 

Jadi untuk para prajurit dan keluarga besar anggota diminta hati-hati dalam menyebarkan tulisan lewat medsos dan dilarang menyebarkan informasi yang bersifat rahasia. Prajurit dan keluarga  besar TNI AU juga dilarang menyebarkan berita hoax, berita dengan unsur politik, dan berita yang mengandung paham radikal.


"Foto dengan seragam TNI  juga jangan sampai di tempat terlarang yg merugikan citra TNI AU,"ungkapnya.

Selanjutnya Letkol Sus Yuto Nugroho, S.S. menyampaikan perlu juga dilakukan pengawasan penggunaan medsos pada anak.

"Dari situ dapat terlihat bagaimana kondisi psikologi anak," ungkapnya.


Letkol Sus Yuto Nugroho, S.S. juga mengingatkan soal bahaya informasi hoax. Kasus kerusuhan di Papua dan di Ambon pada tahun 2001 bisa terjadi lantaran provokasi dari berita hoax yang tersebar.

Tingkat kepercayaan publik terhadap TNI sebanyak 90,4 persen. Hal tersebut diperoleh dari Data Lingkar Survei Indonesia Juli 2018. Itu berarti publik masih menaruh harapan tinggi kepada TNI. Data tahun 2018 menyebutkan bahwa di Indonesia terdapat 47.000 media massa baik online maupun cetak.

Masih ditempat yang sama Letkol Sus Yuto Nugroho, S.S. menyampaikan penekanan dari Kasau yaitu : perkembangan industri dan kemajuan teknologi jangan sampai menjauhkan yang dekat, tetap utamakan silaturahmi dan jangan mudah terprovokasi  ujaran kebencian.

" Jadilah netizen yg bijak dengan jangan asal share berita,"pungkasnya.

Kegiatan tersebut diakhiri dengan penyerahan cinderamata dan foto bersama, acara berlangsung khidmat dan lancar (Hasbi As /Satrad 216 )
Share this article :

Posting Komentar

 
Copyright © 2018 - All Rights Reserved
Created by Nusantara Bicara