Home » , , » Janjian Tawuran Lewat Medsos Sejumlah ABG Diamankan Polsek Metro Menteng

Janjian Tawuran Lewat Medsos Sejumlah ABG Diamankan Polsek Metro Menteng

Written By Nusantara Bicara on 29 Des 2019 | Desember 29, 2019


Jakarta, nusantarabicara.co - Kemajuan teknologi semakin pesat, hal tersebut justru dimanfaatkan sejumlah Anak Baru Gede (ABG) untuk janjian tawuran melalui media sosial pada Jumat 27 Desember 2019, malam. 

Beruntung aksinya diketahui Polisi. Akibatnya pelaku yang diketahui masih Anak Baru Gede (ABG) diamankan Polsek Metro Menteng Jakarta Pusat.


Kapolsek Metro Menteng, AKBP Guntur Muhammad Thariq mengatakan, pihaknya mendapatkan informasi dari masyarakat terkait adanya undangan untuk melakukan tawuran di kawasan Jalan Surabaya, Menteng, Jakarta Pusat.

"Setelah kami menindaklanjuti, ternyata benar saat dilakukan penyisirian kami menemukan sejumlah ABG membawa senjata tajam jenis cerurit," katanya kepada wartawan di Mapolsek Menteng, Jakarta Pusat. Sabtu (28/12/19).


Setelah awalnya menangkap enam orang pelajar yang masih duduk di bangku SD dan SMP itu, pihaknya kembali melakukan pengembangan ke wilayah lainnya.

"Setelah kami kembangkan, ternyata ada 3 orang lagi di Jalan Cisadane. Membawa cerurit yang disembunyikan di tasnya," ungkapnya.

Saat dilakukan pemeriksaan ke sembilan orang itu antaranya MF (SMP), DN (SMP), AD (SMP), MF (SMP), IA (SMP), FG (SMP), AR (SMP), RI (SMP) dan AL (SD) mengaku dapat ajakan dari Media Sosial untuk tawuran.


"Mereka undang siapapun via medsos, Medsos terkait Manggarai, dalam undangan itu ada kode 'Boski mau nikahan', nah ini kemungkian akan bergerak para gengster se-Jakarta," ujarnya.

Dan setelah itu, polisi terus memantau medsos-medsos yang berkaitan dengan kelompok tersebut. 

"Kita pantau terus baik di lapangan maupun di media sosial," tuturnya.

Guntur mengatakan, yang disita dari para pelaku antara lain dua buah celurit, stick baseball, gir motor dan handpone yang dipakai pelaku untuk janjiam melakukan tawuran.

“Kami sita dua handpone karena mereka janjian lewat medsos. Mereka kelompok dari Menteng Tenggulun. Mereka undang siapapun lewat media sosial untuk tawuran,” jelasnya.

Masih dikatakannya, biasanya media sosial yang digunakan adalah Instagram terutama oleh kelompok Manggarai.

“Di media sosial tak tentu kapan dilakukannya. Kalau viral kami terjunkan tim untuk melakukan penyelidikan disana,” imbuh Guntur.

Ada beberapa ajakan untuk melakukan tawuran dengan bahasa-bahasa anak jaman sekarang. Seperti ‘Bosku Mau Nikahan’ dan ‘Bosku Mau Kumpul’.

“Itu modus aja. Nikah itu maksudnya undangan mau kumpul gengster se Jakarta. Itu kami antisiapasi. Bisa saja nikahan iti berkumpul untuk melakukan penyerangan,” papar Guntur.

Nantinya, untuk di Menteng, kawasan yang rawan saat malam tahun baru adalah Thamrin, HI dan Cikini. Sementara yang rawan tawuran itu ada di Menteng Tenggulun.

“Pelaku ini selalu berputar menggunakan motor dan membawa tas berisi senjata tajam. Kami akan melakukan pencegahan mereka agar tak nekat melakukan aksi kejahatan yang membahayakan warga,” jelas Guntur.

Akibat perbuatannya, para pelaku dikenakan UU Darutat no 12 Tahun 1951 dengan ancaman kurungan lima tahun penjara.(Eman) 
Share this article :

Posting Komentar

 
Copyright © 2018 - All Rights Reserved
Created by Nusantara Bicara