Home » » Pokdarkamtibmas "Citra Bhayangkara" Polsek Palmerah Jakarta Barat Selalu Lakukan Koordinasi Guna Kesiapan Anggotanya

Pokdarkamtibmas "Citra Bhayangkara" Polsek Palmerah Jakarta Barat Selalu Lakukan Koordinasi Guna Kesiapan Anggotanya

Written By Nusantara Bicara on 30 Des 2019 | Desember 30, 2019


Jakarta, nusantarabicara.co - Untuk melakukan pengawasan dan pengendalian petugas lapangan, Pokdarkamtibmas "Citra Bhayangkara" Polsek Palmerah Jakarta Barat, selalu melakukan pengabsenan melalui jaringan komunikasi mempergunakan pesawat Rig maupun HT.

Kegiatan yang dilaksanakan setiap malam dimulai pukul 23.00 wib, guna melakukan pengecakan dan kesiapan anggota Pokdarkamtibmas yang berada di enam subsektor ( Palmerah, Kemanggisan, Jatipulo, Kota Bambu Selatan, Kota Bambu Utara dan Slipi), dibawah kendali Unit Binmas Polsek Palmerah. 


Hal itu diungkapkan oleh Rohman selaku pengurus Pokdarkamtibmas tingkat Polsek Palmerah, selaku petugas pengabsenan. 

Menurutnya, sekitar 600 anggota Pokdarkamtibmas se Kecamatan Palmerah, hampir semuanya memiliki pesawat HT sebagai sarana komunikasi antar anggota atau melaporkan setiap perkembangan situasi wilayah termasuk manakala ada kejadian menonjol, karena tugas utama pokdarkamtibmas adalah mendengar, melihat dan melaporkan, maka pesawat HT inilah sarana yang paling efektif. 

"Dalam pelaksnaaanya, pengabsenan setiap malam bergiliran mulai pengurus tingkat Kecamatan hingga sub sSektor atau tingkat Kelurahan. Dua orang bertugas melaksanakan pengabsenan, satu orang memanggil dan menampung pengabenan, sedangkan satu orang mencatat hasilnya. Rekapan hasil pengabsenan selalu dikirim ke pengurus Pokdarkamtibmas tingkat Kota atau Polres," ungkap Rohman, Minggu (29/12/19) malam.

Dirinya menambahkan, Organisasi Pokdarkamtibmas dapat diibaratkan sebuah kapal besar dengan awak kapal didalamnya yang saling bekerja sama agar kapal tidak mengalami masalah ditengah laut. 

Awak kapal inilah yang bekerja sebagai tim yang sudah ditetapkan fungsi dan tanggung jawabnya masing masing.

"Didalam organisasi yang bersifat sosial ini, Tim kerja terdiri dari sekumpulan anggota yang dikoordinasi oleh ketua tim dan atau seorang Ketua Umum Pokdarkamtibmas," tambahnya.

Ia menjelaakan, seorang Ketua Umum pun berhak membentuk tim kerja kecil yang dipimpin oleh ketua tim untuk pelaksanaan suatu kegiatan tertentu, bila dipandang perlu. Pada umumnya tim kerja dibentuk sebagai suatu kebutuhan organisasi agar tujuan organisasi dapat tercapai. 

"Dengan tim kerja diharapkan fungsi kontrol akan berjalan lebih efektif dan efisien. Konflik-konflik atau deviasi kerja bisa ditekan seminim mungkin dengan kepemimpinan yang kuat dari seorang Ketua. Mekanisme hubungan sesama mitra kerja pun dapat berjalan intensif," jelasnya.

Ketangguhan sebuah tim kerja dicirikan oleh orang-orang terpilih yang menduduki posisi tertentu dan mampu menjalankan tugas sesuai dengan kompetensinya. Keberhasilan tim merupakan akumulasi dari proses dan kinerja setiap anggotanya. Katakanlah, semacam tugas dan hasil kolektif dalam suatu sistem kerja yang sinergis. 

Semakin tinggi kekuatan sinergitas diantara anggota dan ketua semakin tinggi kekuatan sebuah tim. Tingkat kesalahan dalam pekerjaan pun dapat ditekan sekecil mungkin.

"Beberapa ciri yang mencerminkan terdapatnya ketangguhan sebuah tim kerja meliputi Kesamaan visi dan misi kerja, Prioritas perhatian dan tindakan pada sesuatu yang terbaik buat organisasi dna anggota berkomitmen tinggi pada tanggung jawab," tandasnya.
Share this article :

Posting Komentar

 
Copyright © 2018 - All Rights Reserved
Created by Nusantara Bicara