Home » , , » Promosi Ke Liga 2, Persekat Berbenah Tingkatkan Management

Promosi Ke Liga 2, Persekat Berbenah Tingkatkan Management

Written By Nusantara Bicara on 27 Des 2019 | Desember 27, 2019


YOGYAKARTA, nusantarabicara.co - Persekat Kabupaten Tegal dipastikan lolos promosi ke liga 2 tahun 2020, mendampingi lima tim lain yakni PSKC Cimahi dan Persijap Jepara, Putra Sinar Giri, Tiga Naga, dan Semeru FC.  Tim Laskar Ki Gede Sabayu tersebut meski kalah setelah bermain dengan skor 0-1 dari PSKC di laga terakhir, yang berlangsung Kamis, 26/12/12, bertempat di lapangan Siliwangi Bandung.
  
Keberhasilan ini dinilai cukup membanggakan khususnya bagi kelompok pendukung tim asal Kota Teh Poci tersebut, salah satunya winger Timnas Indonesia U-23, Irkham Mila. Tak hanya lahir dan besar di Kabupaten Tegal, Mila juga produk pembinaan Persekat.

Sementara pengamat bola nasional yang juga berasal dari kota Tegal  bang Yudi Pratikno, SH.MH, turut mengomentari terkait keberhasilan Persekat, setelah mengamati selama kompetisi liga 3 bergulir , mulai dari babak 32 besar.kemudian ke Knock out hingga babak 8 besar.

Putra asli kelahiran Tegal yang kesehariannya bertugas di TNI AU sebagai Dosen tetap Seskoau Lembang tersebut, mengatakan bahwa materi pemain Persekat cukup lumayan, materi dan teknik dasar cukup bagus, meski hanya dengan kondisi lapangan dan cuaca hujan yang kurang menguntungkan, sehingga permainan tidak bisa dinilai secara utuh.

Namun menurutnya, sejak  awal sudah diprediksi Persekat akan lolos liga 2, hanya butuh jam terbang dan pengendalian emosi dan mengatur ritme, kapan menyerang dan bertahan, maka akan banyak kebobolan dimenit-menit awal dan akhir atau euforia setelah membobol gawang lawan, sehingga masih perlu konsentrasi tinggi, papar Bang Yudi yang saat ini sedang menyelesaikan pendidikan Doktornya di UNS Solo.

Menurut bang Yudi yang juga gila bola tersebut menambahkan, sudah saatnya Persekat mulai dipikirkan managementnya secara serius mulai dari kesejahteraannya, belanja pemain, bahkan persekat harus berani merekrut pemain yang sudah berpengalaman bermain di liga 1 dengan harapan mampu membimbing pemain-pemain muda, dan tidak menutup kemungkinan mendatang pemain pemain asing.

Selain itu, suporter dinilai sudah cukup bagus dan militan terbukti dengan kehadiranya SKATERZ di setiap pertandingan dengan jarak yang lumayan jauh dari Slawi ke Bandung. Namun perlu ditingkatkan kwantitas atau Jumlahnya.di liga 2 minimal 10 kali lipat dari jumlah sekarang. Menurutnya, jadikan SKATERZ sebagai aset Persekat dengan pengelolaan dan managemen yang Profesional, SKATERZ  mirip SLEMANIA, SKATERZ harus merasa memiliki PERSEKAT, sekali lagi SKATERZ adalah aset yg besar, paparnya dengan nada berapi-api.

Sementara, terkait dengan Sarana Prasarana, khususnya Stadion Trisanja, apapun ceritanya harus direnovasi sesuai standard liga 2. Stadion harus seiring sejalan dengan pertumbuhan SKATERZ, Saya yakin kita nggak mau kalah dengan Kabupaten Lamongan dengan Stadion Surajayanya, Nggak mau kalah dengan Sleman dengan Stadion Maguwoharjonya. Supoter yang fanatik namun berakhlak dengan jumlah supporter  yang besar dan loyal, dan merasa memiliki dengan membeli tiket dan merchandise resmi setiap laga dan setiap saat, yang minimal mampu menyokong dana untuk Persekat,

Yudi mengatakan, liga 2 nggak main-main, kebutuhan anggaranya, dimana harus main antar pulau dengang akomodasi yang tidak sedikit, dibutuhkan anggaran yang diperkirakan mencapai milyaran "M".Untuk menjawab persolan ini adalah harus ada solusi harus duduk bersama para Pengusaha Daerah dan Pimpinan Daerah, mereka harus merasa memiliki Persekat. Warteg, Martabak, Nasgor  Se-Indonesia wajib  mendukung, dan ini sudah terbukti setiap pertandingan di Bandung rata-rata nonton ke stadion termasuk saya, dan setiap ngobrol di Warteg mereka sangat antusias.

Menurutnya,  pengurus segera data Pengusaha asli kabupaten tegal terutama yang gibol (gila bola) ajak urun rembug dengan kemasan GALA DINNER atau apalah atau Kabupaten Tegal bersholawat peduli persekat, dan lainsebagainya, yakin bisa, jangan pernah menyerah, imbuh bang Yudi. ( Dodik )


Share this article :

Posting Komentar

 
Copyright © 2018 - All Rights Reserved
Created by Nusantara Bicara