Home » , » Rektor UNCEN : Pernyataan Tentang Otsus dan Pemekaran Papua adalah Bohong

Rektor UNCEN : Pernyataan Tentang Otsus dan Pemekaran Papua adalah Bohong

Written By Nusantara Bicara on 2 Okt 2020 | Oktober 02, 2020



Papua, nusantarabicara.co – Rektor Universitas Cenderawasih (UNCEN), Dr. Ir.Apolo Safanpo,ST.MT menegaskan bahwa pernyataan politik berjudul Otonomi Khusus (Otsus) dan Pemekaran Provinsi Papua yang berviral di berbagai media sosial (Medsos) pada hari-hari ini   — yang seolah-olah merupakan pernyataan yang diberikannya dalam kapasitasnya sebagai Rektor Uncen  — merupakan   pembohongan publik (hoax). 
 
 “Sebagai pribadi dan  sebagai Rektor Universitas Cenderawasih, Jayapura, Papua,  saya menyatakan dengan sangat tegas bahwa  informasi politik yang beredar di media sosial atau pun mungkin yang sudah disiarkan media-media arus utama terkait Otonomi Khusus dan Pemekaran Papua merupakan informasi dan berita bohong atau hoax,” tegas Rektor Uncen, Dr.Ir Apolo Safanpo, ST.MT  di Jayapura, Rabu.  
 
Pihaknya dengan sadar menyatakan,  tidak pernah memberikan pernyataan pers atau pernyataan  dalam bentuk apapun di depan publik mengenai Otsus dan Pemekaran Papua seperti yang tertulis di media sosial yang sudah berviral itu. 
 
 Mantan Dekan Fakultas Teknik Uncen ini sekali lagi menyatakan bahwa pihaknya  tidak pernah membuat pernyataan politik seperti yang telah berviral secara liar  itu dan juga tidak pernah menulis pernyataan politik tersebut di media manapun juga.  “Tulisan tersebut ditulis oleh orang yang tidak bertanggungjawab dengan  mengatasnamakan Rektor Uncen,”  kata  Apolo.  Apolo mengatakan, pihaknya, baik  selaku pribadi maupun dalam jabatannya sebagai Rektor Uncen akan segera membuat pengaduan hukum  kepada ke Kepolisian Daerah (Polda)  Papua dan  kepada pihak-pihak berwewenang lainnya untuk menuntaskan kasus ini sesuai prosedur hukum yang berlaku dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia.  Melalui media sosial, ada oknum atau kelompok orang tertentu menyebarluaskan  pernyataan bernuansa politik yang seolah-olah disampaikan atau ditulis  Rektor Uncen Apolo Safanpo  dengan  judul  “ Pernyataan Rektor Uncen: kalau Otsus dan Pemekaran Dilanjutkan”.  Informasi  bohong itu antara lain  mengatakan bahwa apabila  Otsus dan Pemekaran  dilanjutkan maka Papua akan menjadi ladang eksploitasi SDA  yang berakibat  masyarakat adat tergusur, termarjinal, terasing di atas negerinya sendiri.  Selain itu, informasi bohong itu menyatakan  bahwa akan ada migrasi pendatang di wilayah pemekaran  dan menguasai sektor-sektor kehidupan orang Papua. (Ade)
Share this article :

Posting Komentar

 
Copyright © 2018 - All Rights Reserved
Created by Nusantara Bicara