Berbicara Tentang Nusantara

Berbicara Tentang Nusantara
Media Penerus Perjuangan Dan Cita-cita "Founding Father" Bangsa Indonesia
Home » , » Siti Mukaromah, S.Ag, M. AP Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PKB mendukung dan mendorong penuh program integrasi ekosistem ultra mikro bagi pelaku Ultra Mikro serta UMKM di Kabupaten Cilacap dan Banyumas

Siti Mukaromah, S.Ag, M. AP Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PKB mendukung dan mendorong penuh program integrasi ekosistem ultra mikro bagi pelaku Ultra Mikro serta UMKM di Kabupaten Cilacap dan Banyumas

Written By Nusantara Bicara on 6 Jun 2021 | Juni 06, 2021

 


Cilacap, nusantarabicara.co - Dalam sebuah kegiatan bertajuk sosialisasi program Integrasi Ekosistem Ultra Mikro bagi pelaku usaha Ultra Mikro dan Mikro Kecil terutama di Daerah Pemilihan Jawa Tengah VIII yakni Kabupaten Cilacap dan Kabupaten Banyumas disampaikan agar program integrasi ekosistem ultra mikro ini dapat di ketahui serta diakses secara merata dan menyeluruh oleh seluruh pelaku usaha, demikian yang disampaikan oleh Siti Mukaromah, S.Ag, M.AP selaku Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). 

Kegiatan sosialisasi dilaksanakan pada tanggal 5 Juni 2021 bertempat di Hotel Dafam Cilacap dengan protokol kesehatan yang ketat dan diikuti oleh peserta yang terdiri dari pelaku usaha mikro, UMKM dan pedagang kecil lainnya di Kabupaten Cilacap dan Banyumas, JawaTengah.

Siti Mukaromah sangat mendukung pembentukan ekosistem keuangan bagi jutaan pelaku usaha kecil di Indonesia, melalui program integrasi Ekosistem usaha mikro dalam rangka memperluas serta memberikan pemerataan akses layanan keuangan bagi pelaku usaha kecil, termasuk para pedagang pasar atau tradisional baik yang ada di kota maupun pelosok - pelosok yang sama sekali jarang tersentuh. Langkahnya adalah melalui Ekosistem Sektor Ultra Mikro dari 3 (tiga) perusahaan BUMN, yaitu PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI, PT Pegadaian (Persero) dan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM.

Dalam sosialisasi itu menghadirkan sejumlah pemateri antara lain Wakil Bupati Cilacap, Syamsul Aulia Rahman, perwakilan Bank BRI Kancab Cilacap, Heri Prasetyo, Vice President PT. Pegadaian Cilacap, Dodik Sugeng H, dan PT PNM Cabang Cilacap, Rahmat.

Siti Mukaromah dalam pemaparannya menyampaikan bahwa usaha ultra mikro dan UMKM merupakan sektor strategis yang menjadi tulang punggung dalam pemulihan ekonomi nasional, merekalah yang mampu bertahan di antara sektor usaha lainnya, sehingga harus diselamatkan dari tekanan dampak pandemi Covid-19 maupun dalam rangka menghadapi era disrupsi, dan diharapkan mereka dapat bangkit dan berkembang lebih besar lagi. Yang mana dampak dari pandemi ini telah menyentuh ke berbagai sektor, baik sektor ekonomi, kesehatan, pendidikan dan juga ibadah. Di samping itu, kemajuan teknologi dan digitalisasi ekonomi juga menuntut para pelaku usaha kecil untuk tidak tertinggal dan dapat meningkatkan daya saing. 

Pelaku usaha ultra mikro di Indonesia saat ini ada 57 juta orang, namun baru 20 persen yang mendapatkan layanan dari institusi keuangan formal. Padahal 80 persen segmentasi ekosistem ultra mikro didominasi oleh petani, pedagang tradisional, pemilik toko dan pekerja lepas.

Kebutuhan pendanaan seringkali didapat dari sumber yang dapat memberatkan mereka, seperti rentenir dan pinjaman online berbunga tinggi.

Semangat dalam integrasi ekosistem sektor ultra mikro adalah gotong royong dan tolong menolong. Para pelaku usaha mikro akan merasakan manfaat positif dan berpeluang besar untuk mendapatkan pembiayaan berbunga rendah. Penurunan suku bunga pinjaman bisa terjadi karena sinergi BRI, PNM, dan Pegadaian akan menurunkan beban dana dari ketiga perusahaan tersebut. Selain itu, integrasi ketiga BUMN ini juga dapat menciptakan pilihan produk keuangan yang lebih bervariasi.

Dengan semakin banyak dan luas cakupan layanan kredit kepada masyarakat, mampu mencegah mereka untuk terjerat layanan pinjaman online ilegal dengan bunga yang mencekik. Secara jangka panjang, integrasi ini akan menjadi rumah besar pelaku usaha ultra mikro/UMKM Indonesia dimana mereka bisa berlindung, berkembang dan naik kelas.

Bagi ketiga BUMN sendiri, yaitu BRI, Pegadaian dan PNM, integrasi ekosistem ultra mikro akan bermanfaat untuk meningkatkan daya saing ketiganya terhadap perusahaan swasta. Misalnya, Pegadaian dapat memperluas jangkauannya untuk membantu masyarakat, pelaku usaha atau UMKM. PNM juga yang selama ini belum banyak diketahui dan dikenal merupakan bagian dari perusahaan BUMN yang mempunyai program permodalan bagi pelaku ultra mikro mempunyai kesempatan untuk turun langsung mensosialisasikan produk-produknya. Integrasi ultra mikro juga akan mampu memperkuat struktur permodalan atau menurunkan cost of fund, karena memungkinkan unutk mendapat pinjaman modal dengan bunga lebih rendah.

Agar program integrasi ekosistem ultra mikro ini bisa memberikan manfaat besar kepada pelaku usaha (UMKM), maka ketiga BUMN ini harus terus menerus secara aktif dan masif mensosialisasikan program integrasi ekosistem ultra mikro ini, dengan tetap mengacu dan berorientasi kepada tujuan. 

Dalam kesempatan tersebut Siti Mukaromah juga menegaskan agar program ini dijalankan dengan optimal dengan menitipkan para pelaku-pelaku usaha melalui Pemerintah Cilacap serta 3 Perusahaan BUMN tersebut untuk benar-benar memberikan pelayanan akses permodalan bagi pelaku usaha Ultra Mikro dan UMKM di Kabupaten Cilacap.( Faozan - Biro Jateng)

Share this article :

Posting Komentar

 
Copyright © 2018 - All Rights Reserved
Created by Nusantara Bicara