www.nusantarabicara.co

www.nusantarabicara.co
MEDIA Penerus Perjuangan CITA-CITA ‘THE FOUNDING FATHERS’ Bangsa INDONESIA
Home » » Bone Dengan Palopo Kembali Pecah

Bone Dengan Palopo Kembali Pecah

Written By Nusantara Bicara on 5 Des 2021 | Desember 05, 2021

 


Jakarta, nusantarabicara.co - Asrama Ikatan Pelajar Mahasiswa Indonesia Luwu (IPMIL) diserang oleh Orang Tidak Dikenal (OTK), Minggu 28 November sekitar pukul 02.00 Wita.

Dari informasi yang dihimpun asrama IPMIL yang terletak di Jalan Sungai Limboto Makassar itu tiba-tiba diserang OTK yang berjumlah sekitar 14 orang.

Beberapa jam pasca penyerangan di asrama ipmil, asrama kepmi bone juga di lempari bom molotov.

Ardian Andi massaguni  , selaku sekjen Kerukunan pemuda (KKP BONE) mengatakan, konflik ini , bukan konflik yang baru saja terjadi di kota makassar, tetapi konflik di antara dua lembaga kedaerahan ini sudah sering terjadi, perlu ada perhatian khusus untuk kita semua, yang sebagaimana di dalam sejarah kedua daerah tersebut, kita ini adalah saudara  antara bone dan luwu, perlu ada pertemuan lagi , setelah pertemuan bapak gubernur sulsel untuk menyikapi insiden ini , semua unsur harus terlibat mulai pemerintah kab.bone , kab.luwu , forkopimda sulsel, bahkan komisi 3 DPR RI, ini bukan masalah biasah ' ini sudah masalah kemanusiaan yang sudah banyak menelan korban, kami juga berharap kepada pihak kepolisian agar menangkap para pelaku penyerangan asrama kedua daerah tersebut.

Serta meminta kepada pihak kepolisan terkhusus kapolrestabes Makassar dimana dugaan oknum mahasiswa yang tidak terlibat sampai hari ini masih dalam tahap proses penahanan untuk pemeriksaan yang telah berjalan tiga hari agar dibebaskan karena hal tersebut sangat bertentangan dengan aturan pasal 17 KUHAP yang menegaskan penangkapan hanya dapat dilakukan kepada seseorang yang diduga keras telah melakukan suatu tindak pidana dan dugaan tersebut didasarkan pada bukti permulaan yang cukup.

Kami harap agar betul-betul pihak kepolisian terkhusus penyidik di polrestabes makassar transparansi  dalam proses penanganan persoalan ini agar tidak menimbulkan polemik atau opini-opini menyesatkan yang bisa di manfaatkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab atas penderitaan adik-adik  mahasiswa bisa menjalankan proses perkuliahan kembali dengan normal.

Share this article :

Posting Komentar

 
Copyright © 2018 - All Rights Reserved
Created by Nusantara Bicara