Bersatu Kita Teguh, Bercerai Kita Runtuh adalah Motto Media Kami...

Bersatu Kita Teguh, Bercerai Kita Runtuh adalah Motto Media Kami...
MEDIA Penerus Perjuangan CITA-CITA ‘THE FOUNDING FATHERS’ Bangsa INDONESIA
Home » » Sukses Digelar Acara Pengukuhan Guru Besar Prof Dr Cicilia Windiyaningsih S.K.M. M.Kes

Sukses Digelar Acara Pengukuhan Guru Besar Prof Dr Cicilia Windiyaningsih S.K.M. M.Kes

Written By Nusantara Bicara on 17 Okt 2023 | Oktober 17, 2023




Jakarta, Nusantara Bicara  -- Sukses digelar acara Pengukuhan Guru Besar Prof. Dr. Cicilia Windiyaningsih, S.K.M., M.Kes, pada Selasa, 17 Oktober 2023 bertempat di Universitas Respati Indonesia (URINDO, Kampus C), Jalan Bambu Hitam, Cipayung, Jakarta Timur.

Ditemui awak media di acara Pengukuhan Guru Besar Prof. Dr. Cicilia Windiyaningsih, S.K.M., M.Kes. mengatakan bahwa,  "Resiko daripada penyakit atau masalah kesehatan itu dilakukan terus-menerus dari tingkat masyarakat sampai tingkat pimpinan yang teratas dan dilakukan di tatanan - tatanan pemerintah tatanan swasta,” ujarnya. 

"Mengapa dianalisis ya untuk mendapatkan suatu informasi terhadap risiko penyakit atau masalah kesehatan yang dilakukan terus-menerus dari tingkat masyarakat tingkat pimpinan yang pertama yang dilakukan pemerintah tatanan pemerintah dengan swasta oleh orang - orang yang kompeten dan profesional sebagai epidemologi oleh orang di tingkat pusat," tuturnya.

Prof. Dr. Cicilia Windiyaningsih, S.K.M., M.Kes. pun menerangkan,

"Epidemologi itu terus terang sekarang harus diperkuat di tingkat pusat sampai terhadap tingkat operasional di desa kan ada hingga ke Puskesmas Kecamatan Rumah Sakit semuanya kalau ini berjalan saya faktor risiko tidak ada terjadi KLB karena sudah di iPhone supaya tidak terjadi karena itu sama dengan bisnis intelijen atau sistem kewaspadaan dini mendapatkan suatu informasi tentang risiko penyakit dilakukan terus-menerus dari tingkat masyarakat tingkat pimpinan yang teratas dan dilakukan pemerintah dengan swasta oleh orang yang berkompeten dan profesional sebagai epidemologi itu di tingkat pusat sampai ke tingkat operasional di desa kan ada tuh ada Puskesmas Kecamatan Rumah Sakit semuanya kalau ini berjalan saya jadi faktor resiko tidak ada terjadi KLB karena tidak direspon cepat itu sama dengan intelijen," terangnya.

Lebih lanjut, Prof. Dr. Cicilia Windiyaningsih, S.K.M, M.Kes. melanjutkan,"Hal ini sesuai profesinya kompetensi yang harus diperkuat keilmuannya linier dan bagus sekali Saya dari lahir sampai ke lansia itu semua diamati terus-menerus tentang status kesehatannya melalui termasuk juga Berapa berat badan, lalu kita cemas termasuk surveillance, contoh : kita naik berat badan makan apa ya kemarin?," sambungnya.

Iapun juga menjelaskan,"Setiap hari semuanya kan bisa secantik manusia masyarakat bisa kita jalankan dengan memperkuat semuanya kesehatan baru setelah mendapat faktor risiko atau pertanyaan tentang sistem order profesi profesi lain yang akan berlanjut seperti promosi kesehatan kesehatan lingkungan dan menjaga kesehatan adalah tes promosi kesehatan itu promosinya juga menjadi persen orang tercantik itu kita gagal masuk ke promo prevention itu gagal kalau prevention itu gagal masuklah ke Medical treatment, preventif hidup dan promosi kesehatan itu promosinya kegiatan penyuluhan kesehatan kalau prevention itu kita gagal Masuklah ke medical Doctor dengan survei diagnosis dan prompt treatment yang memadai kalau itu nanti ada acara sampai terjadi makanya pilar-pilarnya harus kita kita jaga jangan sampai terjadi makanya pilar-pilar ini harus kita jaga Pola makan yang terus-menerus analisis mendapatkan informasi terkait untuk responnya telanjang kesehatan Indonesia baik yang di sekolah itu saja pesan kami," jelasnya.

Semoga Nakes atau tenaga kesehatan Indonesia baik yang di sekolah di bidang medis dan masyarakat Indonesia makin makin maju kuat karena betul-betul sekali kita ketahanan kesehatan di era globalisasi ini tapi kalau diantisipasi dari jauh hari dari jalan bisa dikendalikan sebesar-besarnya. Terima kasih.

Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh. Om Shanti Shanti Om. Terima kasih kepada Bapak Ibu sekalian yang telah mengabadikan acara ini. Terima kasih," pungkasnya.(Agus)

Share this article :

Posting Komentar

 
Copyright © 2018 - All Rights Reserved
Created by Nusantara Bicara