Home » , , » BERSAMA MASYARAKAT, SATGAS YONIF 725/WRG EVAKUASI KENDARAAN YANG TIDAK BERTUAN AKIBAT LAKA LANTAS

BERSAMA MASYARAKAT, SATGAS YONIF 725/WRG EVAKUASI KENDARAAN YANG TIDAK BERTUAN AKIBAT LAKA LANTAS

Written By Nusantara Bicara on 3 Jul 2019 | Juli 03, 2019


PAPUA, nusantarabicara.co – Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan RI-PNG Yonif 725/Woroagi membantu evakuasi kendaraan roda 4 (Empat) milik seorang warga yang tidak diketahui yang mengalami kecelakaan tunggal dan terperosok ke dalam saluran drainase yang ada disisi jalan Komplek PTPN 2 Kebun Arso Kampung Workwana, Distrik Arso Timur, Kab. Keerom. Rabu, (3/7).

Menurut seorang warga pengguna jalan Trans Papua saat melintasi jalan tersebut, tak sengaja melihat sebuah kendaraan roda 4 (Empat) jenis Toyota Avanza dalam keadaan terperosok kedalam saluran drainase disisi jalan. Saat memeriksa kendaraan tersebut, Ia tidak menemukan sopir ataupun korban, dan segera malaporkan kejadian itu kepada Pos Kout Satgas Yonif 725/Wrg yang tidak jauh dari tempat kejadian.



Menerima laporan tersebut, anggota Pos Kout yang dipimpin oleh Perwira pembinaan mental (Pabintal) Kapten Kav Pawit Parwanto segera menuju TKP dan melakukan evakuasi kendaraan roda 4 tersebut bersama dengan masyarakat kampung di sekitar tempat kejadian.

"Kemungkinan kendaraan roda 4 jenis Toyota Avanza Hitam ini dari arah Jayapura menuju Wambes, kejadian ini diduga akibat sopir dalam keadaan pengaruh miras sehingga mengalami kecelakaan tunggal dan hilang kendali hingga masuk ke saluran drainase disisi jalan", jelas Pabintal Kapten Kav Pawit.

Lebih lanjut Kapten Kav Pawit mengungkapkan bahwa tidak diketahui identitas dari pengendaranya, karena saat melakukan evakuasi tidak ditemukan adanya pengendara ataupun korban di dalam kendaraan tersebut, sehingga atas kejadian tersebut dilaporkan ke pihak Kepolisian untuk dilakukan investigasi lebih lanjut.

Dalam kejadian ini Dansatgas Yonif 725/Wrg Letkol Inf Hendry Ginting S., S.I.P., sangat menyayangkan atas peristiwa tersebut dan menghimbau para pengendara untuk tidak berkendara dalam keadaan pengaruh miras.

"Teruslah berhati-hati dalam berkendara, dan jangan sekali-kali berkendara dalam keadaan pengaruh miras. Ingatlah bahwa di rumah kita ada keluarga yang senantiasa menunggu kedatangan kita, sebagai insan yang beriman tentunya kita juga mengharap bahwa kita dipanggil olah Yang Maha Kuasa dalam keadaan bahagia bukan dalam keadaan berbuat dosa", ungkap Damsatgas.

Sementara itu kendaraan roda 4 tersebut dibawa dan diamankan di Pos Kout Arsotami Satgas Yonif 725/Wrg sembari menunggu mobil derek untuk dibawa ke kantor Kepolisian terdekat guna dilakukannya investigasi lebih lanjut. (3/7).(*) 
Share this article :

Posting Komentar

 
Copyright © 2018 - All Rights Reserved
Created by Nusantara Bicara