Home » , , , , » Makna Kemerdekaan Dalam Sudut Pandang Danyon 13 Kostrad Letkol Arm.Micha Arruan

Makna Kemerdekaan Dalam Sudut Pandang Danyon 13 Kostrad Letkol Arm.Micha Arruan

Written By Nusantara Bicara on 14 Agu 2020 | Agustus 14, 2020

Sukabumi, nusantarabicara.co --Tepatnya tanggal 17 Agustus  2020 Ratusan Juta Rakyat Indonesia Akan memasuki Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke-75.Oleh karena itu, sebagai warga Negara Indonesia tentunya harus mensukuri dan mengisi kemerdekaan saat ini dengan hal - hal fositif .Sehingga persatuan dan kesatuan tetap terjaga guna NKRI harga mati 

Momentum Sakral Perayaan Hari Ulang Tahun ( HUT ) RI ke-75 saat ini berbeda dengan Perayaan HUT RI sebelumya,karena HUT saat ini dalam kondisi Pandemi Covid 19 yang sangat menguncang Dunia,Sehingga  Danyon Armed 13 Micha Arruan,S.E.,M.M sebagai Prajurit TNI yang saat ini merupakan Komandan Batalyon Armed 13/2/1 Nanggala Kostrad yang terletak di Sukabumi  yang berkewajiban menjaga persatuam dan kesatuan serta  tumpah darah indonesia ikut berbicara mengenai perayaan HUT RI ke -75 ini

Danyon Armed 13/2/1 Nanggal Kostrad Letkol Arm.Micha Arruan,S E,.M.M yang dikenal oleh Prajuritnya Muspida dan Masyarakat sebagai Sosok Komandan yang tegas lugas dan taat kepada komando atas namun tetap sopan dan santun serta ramah ini  dalam wawancara Eksklusifnya pada hari Jum'at 14 Agustus 2020 menyampaikan bahwa,kemerdekaan yang dinikmati bangsa Indonesia saat ini haruslah terus diperhankan jangan sampai terlena oleh rayuan - rayuan ,isu - isu atau politik pecah belah yang datangnya dari luar ataupun dalam yang dapat menggoyahkan bangsa Indonesia yang rentan akan perpecahan karena terdiri dari suku bangsa dan Agama serta terdiri dari pulau - pulau dan janganlah berhenti untuk terus berjuang dengan cara mengisi kemerdekaan ini dengan hal - hal yang Positif.

Selanjutnya, Perjuangan panjang yang dilakukan para pahlwan bangsa selama kurang lebih 300 tahun untuk memerdekakan bangsa tidak bisa dipandang sebelah mata.

Mereka rela meninggalkan keluarga dan mempertaruhkan nyawa dalam melawan penjajahan untuk mewujudkan kemerdekaan bagi nusantara.

Namun, yang perlu kita ketahui, khususnya bagi generasi muda, adalah kita tidak dapat duduk santai di rumah tanpa melakukan hal apa pun.

Seperti dalam sejarah, banyak generasi muda yang membantu dalam melawan penjajahan, kita sebagai generasi muda saat ini juga harus terus berjuang demi terwujudnya kehidupan bermasyarakat yang adil dan makmur.

"Kita harus menjaga apa yang telah ditinggalkan oleh para pahlawan yang telah gugur dalam memperjuangkan kemerdekaan. Perlu juga kita renungkan setiap saat, sebenarnya sudah seberapa besar energi yang telah kita berikan bagi bangsa ini,"ucap Letkol Arm.Micha Arruan yang merupakan lulusan Akmil Magelang Tahun 2002 ini

 Danyon Armed 13/2/1 Nanggala Kostrad yang lahir di Pomala Pada tanggal 20 Maret 1981 ini juga menyampaikan,ada

7 hal yang harus dilakukan Bangsa ini dalam rangka mengisi kemerdekaan saat ini yaitu,( satu) 1.Ikut aktif dalam berpartisipasi.Artinya

 mengisi berbagai macam Kegiatan Kemerdekaan Indonesia di lingkungan Sekolah, misalkan menjadi panitia penyelenggara lomba-lomba, melakukan kerja bakti, mengikuti lomba-lomba yang diselenggarakan, mengikuti upacara dengan tenang, belajar dengan rajin dan sungguh-sungguh demi mengejar cita-cita.

Kemudian yang kedua (2) terlibat Aktif di dalam Kegiatan,

 Sosial, misalkan bakti sosial dengan tujuan memberikan dana atau sembako kepada orang-orang yang membutuhkan dan memiliki kebutuhan khusus. Hal ini bertujuan agar meringankan beban yang ada pada mereka.

Sedangkan yang ke tiga (3) yaitu saling Menghormati dan Menghargai

sesama teman walaupun berbeda suku, agama, ras, kebudayaan, dan strata sosial keluarganya. Misalkan menjenguk teman yang sedang sakit walaupun berbeda suku atau menghargai dan menghormati teman yang sedang beribadah sesuai agamanya masing-masing.

Kemudian yang ke empat (4) Menumbuhkan rasa mencintai produk-produk Indonesia, dengan cara memakai atau membeli produk dalam negeri. Hal ini bertujuan untuk memupuk rasa Nasionalisme suatu masyarakat.

 Kemudian yang ke Lima (5 )Mengikuti Lomba-lomba Kemerdekaan yang diselenggarakan, misalkan lomba makan kerupuk, lomba kelereng, lomba memasukkan pensil ke dalam botol, lomba bakiak, lomba cerdas cermat, lomba memasukkan benang ke dalam jarum, lomba memindahkan karet, lomba joget balon, dan lomba menyanyi lagu Nasional.

 Sedangkan untuk yang ke enam (6)Penyandang gelar Kehormatan Darma Nusa ini menyampaikan guna mengisi kemerdekaan ini juga warga Masyarakat harus mengembangkan segala bentuk potensi diri dalam mengabdi kepada negara dengan cara mengikuti lomba-lomba internasional dalam bidang pendidikan hingga olahraga, selain itu kitajuga bisa mengikuti latihan bela negara dan menjadi kader.

Selanjutnya yang ke tuju (7) Danyon Armed 13 menyampikan,yaitu melakukan acara syukuran Kemerdekaan Indonesia, misalkan memanjatkan doa bersama agar Negara Indonesia dijauhkan dari segala masalah, lalu setelah doa bersama yakni pemotongan tumpeng lalu dimakan bersama sama, biasanya ini sering terjadi di lingkungan bermasyarakat. Hal ini dapat memupuk rasa kekeluargaan.

Masih di tempat yang sama,Danyon Armed 13 menyampaikan  Apa yang akan dilakukan oleh Bangsa Indonesia dalam menyambut hari Kemerdekaan RI ke 75.Menurutnya ada tiga (3 ) hal penting yang harus dilaksanakan bangsa indonesia dalam mengisi momentum hari yang sakral ini yaitu :

 1.Bendera Merah Putih dipasang mulai 1Agustus

terhitung mulai 1 Agustus 2020. pemerintah meminta masyarakat mengibarkan Bendera Merah Putih secara serentak di seluruh Indonesia.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno juga mengimbau kepada seluruh lembaga negara, para menteri, hingga kepala daerah dapat memasang dan mengibarkan Bendera Merah Putih hingga 31 Agustus 2020.


 2. Bersikap Sempurna pada Pukul 10.17* 

Seuai imbauan Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono semua masyarakat mengambil sikap sempurna pada pukul 10.17 WIB saat peringatan HUT ke-75 RI pada 17 Agustus 2020.

 3.Semua Aktivitas Dihentikan Selama 3 menit sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara Pratikno mengajak masyarakat untuk menghentikan seluruh kegiatan dan aktivitas selama 3 menit pada 17 Agustus 2020 pukul 10.17 WIB. Hal ini untuk memperingati detik-detik proklamasi pada HUT Kemerdekaan ke-75 RI.

"Hentikan semua kegiatan dan aktivitas saudara selama tiga menit saja pada tanggal 17 Agustus 2020 pukul 10 lewat 17 menit waktu Indonesia Bagian Barat," ujar Pratikno dalam keterangan persnya, Rabu, 29 Juli 2020. 

"Ambil sikap sempurna, berdiri tegak, untuk menghormati peringatan Detik-Detik Proklamasi," sambungnya.

Dia menambahkan, upacara HUT Kemerdekaan ke-75 RI akan tetap digelar di halaman Istana Merdeka Jakarta, namun secara virtual.

Upacara juga digelar dengan menerapkan protokol kesehatan mengingat Covid-19 masih mewabah di Tanah Air.

Menurut Danyon Armed 13 Kostrad makna sejati yang terkandung dalam perayaan HUT Kemerdekaan RI ini yaitu Bangsa Indonesia harus bisa menghargai jasa - jasa Para Pahlawan yang telah berani mengorbankan jiwa dan harganya untuk kemerdekaan RI ini.

"Mereka rela berkorban agar kehidupan bangsa ini menjadi lebih baik.

Mereka berjuang untuk menjadikan negara ini menjadi milik bersama guna menciptakan masyarakat yang adil dan makmur,"ungkapnya

"Derita penjajahan telah nyata yakni kemiskinan, kebodohan, kemelaratan, sengsara dan diinjak-injak oleh bangsa lain. Mereka berjuang untuk mewujudkan satu tujuan mulia bagi bangsa ini yakni bangsa yang merdeka dan merekapun telah mengantarkan kita ke pintu gerbang kemerdekaan. Dengan cucuran darah mereka, bangsa ini dibebaskan dari belenggu jahat penjajah,"tegasnya

Ketika dimintai keterangan mengenai  siapa yang pantas disebut pahlawan untuk saat ini ,Danyon Armed 13 menyampaikan bahwa,Pada masa sekarang ini, untuk menjadi seorang pahlawan ialah bagaimana seseorang dapat memberikan kontribusi yang besar bagi Indonesia serta berjuang tanpa pamrih dan keikhlasan untuk Indonesia.

" Pahlawan bukan hanya orang yang gugur di medan tempur, akan tetapi orang yang masih hidup pun bisa dikatakan sebagai pahlawan sesuai dengan jasa dan kontribusi untuk bangsanya.

Pahlawan dapat diartikan sebagai seseorang yang membela bangsa Indonesia dan mengharumkan nama besar Indonesia di kancah dunia,"ucapnya

"Contohnya seorang olahragawan yang berjuang menggunakan otot dan pikiran mereka dan memenangkan kejuaraan dunia secara otomatis nama Indonesia begitu besar dan juga masih banyak tokoh-tokoh lain yang telah berjasa bagi bangsa Indonesia. Mereka para atlet atau tokoh-tokoh lain yang berjuang di bidangnya pantas dikategorikan sebagai pahlawan masa kini. Kriteria seorang pahlawan menurut saya adalah orang yang memberikan kontribusi yang besar terhadap bangsa Indonesia,"imbuhya

Masih diwaktu yang sama Letkol Arm.Micha Arruan juga mencermati Apakah kita ( Bangsa Indonesia) sudah benar benar merdeka?.Mengenai hal tersebut Sekalipun sudah menjadi bangsa yang merdeka, tetapi ternyata tidak semua rakyatnya telah benar-benar merasakan kemerdekaan itu. Sebagai akibat dari keterbatasan dan kelemahannya, bisa saja sebagian masih terjajah oleh berbagai hal negatif di dalam dirinya. 

Memerdekakan diri sebenarnya tidak selalu mudah dan segera berhasil. Apalagi yang disebutkan kemerdekaan itu bersifat menyeluruh, yaitu kemerdekaan lahir maupun batinnya.

" Penjajahan terhadap diri sendiri tidak saja datang dari luar, melainkan bisa datang dari dalam dirinya dan itu lebih berbahaya. Perasaan rendah diri, iri hati, merasa diri paling tinggi dan merendahkan orang lain dan sebagainya, semua itu adalah penjajah yang seharusnya dilawan dan dihilangkan,"ungkapnya

Disampaikn Danyon Armed 13 agar dalm momentum HUT  ke - 75 ini lebih bermakna dan bukan hanya sekedar Euforia dan agar merdeka tak sekedar euforia yang berlalu begitu saja, maka sesungguhnya rakyat Indonesia harus sejenak merenung dan memberikan perhatian pada negeri ini, agar benar-benar mengetahui, benarkah negeri ini  telah merdeka seutuhnya.

Letkol Arm.Micha Arruan juga mengajak kepada seluruh Elemen Masyarakat Jika dulu kita menghadapi penjajah dengan berlumuran darah dan cucuran air mata maka saat ini pula apabila ada bentuk penjajahan khususnya dinegara  Indonesia tentunya kita harus tetap berjuang menghadapi para penjajah, baik secara moral, fisik, dan batin. Kita harus memiliki kekuatan tekad yang besar untuk memerdekakan Negara Ini.

Selanjutnya Danyon Armed 13 juga mengharapkan agar seluruh  anggota Armed 13 Kostrad untuk tetap : Yang pertama ( 1) Menjadi prajurit yang tangguh menghadapi berbagai tantangan.Yang ke Dua ( 2) tetap menjadi Prajurit yang kukuh dalam bingkai persatuan NKRI yang Berbhinneka Tunggal Ika dan bangsa yang ingin terus maju serta berprestasi menggapai tujuan di tengah perubahan dan persaingan global yang kian menajam.Dan yang ke tiga (3) sebagai komponen utama pertahanan dan keamanan negara, para prajurit harus tetap terpacu semangatnya  

Diakhir wawancara ekskkusifnya Danyon Armed 13 Kostrad berpesan pada kepada seluruh lapisan  Masyarakat agar dalam menyambut hari Kemerdekaan RI ke 75 ini agar semakin bersinerginya antara golongan masyarakat dan TNI,seluruh masyarakat bisa hidup sejahtera dan aman makmur,serta tetap cinta tanah air, tetap cinta merah putih, tetap cinta NKRI."Dirgahayu RI yang ke-75,NKRI harga Mati,"Pungkasnya.(Penarmed 13  & Hasbi Ash Shidiki)

Share this article :

Posting Komentar

 
Copyright © 2018 - All Rights Reserved
Created by Nusantara Bicara