Berbicara Tentang Indonesia

Berbicara Tentang Indonesia
Guna Persatuan Dan Kemajuan Bangsa Serta Negara Kesatuan Republik Indonesia
Home » » FKDM Jakarta Barat dan Relawan Ranger 22 Tinjau Lokasi Kebakaran Di Kali Anyar, Tambora Untuk Ringankan Beban Warga Sekaligus Berikan Bantuan

FKDM Jakarta Barat dan Relawan Ranger 22 Tinjau Lokasi Kebakaran Di Kali Anyar, Tambora Untuk Ringankan Beban Warga Sekaligus Berikan Bantuan

Written By Nusantara Bicara on 19 Feb 2021 | Februari 19, 2021

Jakarta, nusantarabicara.co --  Peduli beban warga masyarakat yang tertimpa musibah akibat kebakaran yang menghanguskan  rumahnya di Jalan Kali Anyar, Tambora-Jakarta Barat. Iswadi, SE, Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Tingkat Kota Jakarta Barat,  meninjau sekaligus memberikan bantuan untuk meringankan beban korban yang berada di RT 007 RW 008, Kelurahan Kali Anyar, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Kamis sore (18/02).

Dalam kunjungannya, Iswadi  menyerahkan bantuan  berupa Indomie 22 dus, Air Mineral 22 dus, Masker 22 box, Tolak Angin 22 box, Telor 22 Kg, Susu 22 dus.


"Kita memang tidak bisa membantu banyak untuk para korban kebakaran ini, paling tidak peduli dan paling tidak kita menjadi katalisator pemerintah dalam hal ini Kecamatan Tambora," kata Iswandi yang juga menjabat sebagai Ketua Ranger 22.

Adapun mengenai jumlah bantuan yang diberikan, ia mengungkapkan, sangat berhubungan dengan angka 22  yang memiliki arti simbol dari relawan  Ranger 22.

"Ini merupakan kedua kalinya kegiatan sosial yang dilakukan relawan Ranger 22, setalah kegiatan kemarin di Bidara Cina, Jatinegara," ujarnya.


"Saya berharap semua teman - teman dapat  berpartisipasi agar dapat mengurangi beban penderitaan dari korban kebakaran dan semoga musibah ini tidak ada lagi," tuturnya.

Dikesempatan yang sama, Camat Tambora, Bambang Sutarno mengatakan, terkait penanganan yang telah dilakukan  kepada warga yang menjadi korban kebakaran,  bahwasanya bersama dengan unsur tiga pilar pihaknya telah melakukan pembersihan terlebih dahulu puing-puing sisa bangunan yang terbakar selama 3 tiga hari.

" Ini semua yang mengerjakan petugas PPSU, yang digerakkan oleh Pak Lurah. Kemudian bekerjasama dengan unsur masyarakat termasuk sektoral lainnya seperti lingkungan hidup turut berperan karena menyiapkan armada ," ungkapnya.

"Untuk langkah berikutnya kita akan komunikasikan," ujarnya.

Dan menurut data terakhir yang didapatkan dampak dari korban kebakaran saat ini yaitu sebanyak 22 rumah terbakar,  dengan 46 Kepala Keluarga (KK) dan total 160 jiwa  yang mengalami dampak kebakaran di kawasan padat penduduk tersebut.(ps) 

Share this article :

Posting Komentar

 
Copyright © 2018 - All Rights Reserved
Created by Nusantara Bicara