Berbicara Tentang Indonesia

Berbicara Tentang Indonesia
Guna Persatuan Dan Kemajuan Bangsa Serta Negara Kesatuan Republik Indonesia
Home » , » Polsek Kembangan Ungkap 2 Kasus Pencabulan Terhadap Anak Dibawah Umur

Polsek Kembangan Ungkap 2 Kasus Pencabulan Terhadap Anak Dibawah Umur

Written By Nusantara Bicara on 19 Mar 2021 | Maret 19, 2021


Jakarta, nusantarabicara.co - Kurun waktu 2 bulan polsek kembangan mengungkap sebanyak 2 kasus pencabulan terhadap anak dibawah umur, dari kasus tersebut pihak kepolisian berhasil mengamankan 3 pelaku dari kasus yang berbeda diantara nya SAP ( 15 ), MF als B ( 17) dan RM als M ( 22 ). 

Ironis nya dari penangkapan kasus pencabulan tersebut dilakukan terhadap pelaku SAP ( 15 ) merupakan seorang pelajar smp dan korban berinisial AM ( 17 ) yang merupakan pelajar sekolah menengah atas ( SMA ). 


Kapolsek kembangan H Khoiri didampingi Kpai ibu Putu elvina, Ketua Mui Jakarta Barat Kh Abdurrahman soheh dan p2tp2a ibu siti Nurhayati mengatakan bahwa polsek kembangan kurun waktu 2 bulan terakhir ini mengamankan sebanyak 2 kasus Pencabulan terhadap anak dibawah umur. 

" Ironis nya kasus pencabulan tersebut dilakukan pelaku yang masih dibawah umur dan korbannya juga yg masih dibawah umur " ujar kompol H Khoiri, Kamis, 18/3/2021.

Pengungkapan ini menurut nya sudah sangat memprihatinkan dan memerlukan perhatian segenap pihak untuk menangani kasus tersebut dimana hal tersebut sangat mempengaruhi masa depannya. 

Sementara Ketua Mui Jakarta Barat Kh Abdurrahman soheh mengatakan bahwa kasus ini harus menjadi keprihatinan kita semua sebagai anak bangsa harus ikut peduli terhadap perkembangan anak baik fisik maupun mentalnya baik lahir maupun batin nya. 

"Mari bentengi anak kita dengan nilai nilai moral peradaban dan ahlak, revolusi mental serta akhlak" ujarnya. 

Dalam kesempatan yang sama kanit Reskrim Polsek Kembangan Polres Metro Jakarta Barat Akp Niko Purba menjelaskan bahwa kami dari polsek kembangan berhasil mengungkap 2 kasus pencabulan yang pertama Kasus ini terjadi Januari dilakukan oleh 2 orang satu dewasa satu anak anak usianya 16 tahun. 

Korbannya anak anak juga. Dalam kasus Kedua korban perempuan anak anak usia 17 dan pelaku berusia 15 tahun. 

" Memang ada fenomena, yang terjadi dalam dua kasus ini terjadi proses perkenalan korban dan pelaku melalui promote kontak whats app " ujar niko. 

Niko memaparkan jadi misal saya korban saya gak punya teman saya minta tolong rekan saya punya kontak what's app lebih banyak agar saya dipromosikan nanti si pelaku lihat sambil menirukan percakapan pelaku " wah boleh nih kenalan " kemudian timbul semacam suka sama suka lalu diajak ketemuan. 

 " Pelaku yang masih berstatus pelajar Sekolah menengah pertama ( smp ) diketahui memang lihai dalam memperdayai perempuan sehingga korban yang berstatus pelajar sma terpedaya oleh pelaku" ujar niko. 

Dari kasus tersebut dilakukan oleh pelaku SAP (15) terhadap korban AM umur 17 dari kenalan korban sering diajak jalan oleh pelaku namun sering kali ditolak karena alasan takut dimarahi oleh orangtua nya dan pada tanggal 8 maret 2021 sekitar pukul 18.30 wib pelaku mengajak korban jalan dan akhirnya korban mengiyakan dan korban kemudian dijemput oleh pelaku didepan jl muhasyim gg dulmatan kota tangerang dengan menggunakan sepeda motor dan dalam perjalanan kemudian pelaku mengambil hp milik korban dan memasukannya kedalam box motor pelaku kemudian pelaku mengajak korban ketempat sepi yang berada di samping kolam renang villa meruya kembangan dengan alasan ingin menemui temannya. 

Lanjut niko menjelaskan Setibanya dilokasi kemudian pelaku menarik korban hingga jatuh terlentang kemudian korban berteriak "tolong tolong" karena lokasi tersebut memang sepi teriakan korban tidak terdengar oleh warga sekitar lanjut pelaku langsung menduduki perut korban lalu menutup mulut korban dengan menggunakan masker agar korban tidak berteriak. 

Kemudian pelaku langsung melakukan perbuatan cabul tersebut, korban sempat melawan pelaku dengan menendang nendang kaki pelaku dan berusaha untuk berteriak namun korban tidak berdaya karena kakinya dipegang oleh pelaku lantaran korban ingin berteriak kemudian pelaku memukul wajah korban dan bagian perut dengan menggunakan tangan sambil mengepal setelah korban tidak berdaya kemudian pelaku memasukan alat kelaminnya ke kemaluan korban hingga mengeluarkan sperma ujar niko. 

Setelah pulang kerumah kemudian korban mengadukan nya kepada ibu korban, mendengar anaknya. (Eman) 

Share this article :

Posting Komentar

 
Copyright © 2018 - All Rights Reserved
Created by Nusantara Bicara