www.nusantarabicara.co

www.nusantarabicara.co
MEDIA Penerus Perjuangan CITA-CITA ‘THE FOUNDING FATHERS’ Bangsa INDONESIA
Home » » FootBall Institute Gelar Hasil Survei Pasca Tragedi Kanjuruhan

FootBall Institute Gelar Hasil Survei Pasca Tragedi Kanjuruhan

Written By Nusantara Bicara on 31 Okt 2022 | Oktober 31, 2022





Jakarta, Nusantara Bicara -  Responden dimintai pendapatnya soal alasan PSSI tidak bertanggung jawab di Tragedi Kanjuruhan. Hingga penilaian terhadap kinerja PT Liga Indonesia Baru (LIB) sebagai operator Liga 1.

Survei Football Institute buktikan kinerja PSSI dalam tangani Tragedi Kanjuruhan tidak memuaskan suporter. Mayoritas suporter menyebut PSSI tidak bertanggung jawab dalam penanganan pasca-tragedi.

Disampaikan oleh founder Football Institute, Budi Setiawan, ini merupakan survei tentang “Persepsi Fans Sepak Bola Nasional Terhadap Kondisi Sepak Bola Nasional”. Salah satu poin utama yang diulas adalah tentang penanganan PSSI terhadap Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 135 orang itu Sabtu malam (29/10/2022).

Pria berkacamata itu mengatakan ada tiga penilaian lainnya kepada PSSI terkait hal itu. Penilaian itu dengan masih tingginya angka tidak puas.

 Hasil survei tersebut sudah diberikan kepada Presiden RI Joko Widodo. Dengan begitu, Kepala Negara mengetahui suara para suporter di Indonesia.

 Ada banyak variabel yang diambil dalam survei Football Institute. Beberapa di antaranya adalah penilaian suporter terhadap kepemimpinan Mochamad Iriawan sebagai Ketum PSSI.

Baru-baru ini survey digelar Football Institute yang melibatkan 1.200 sample. Sampel diambil dari enam kota yang masing-masing terdiri dari 200 orang.

Selain itu, sample juga terdiri 81,3 persen pria dan 18,7 perempuan. Sementara dari kategori usia, 55 persen diambil dari rentang usia 17-24 tahun, 33,5 persen dari 25-34 tahun, 7,8 persen 35-44 tahun, 2,8 persen 45-54 persen, dan 0,5 persen di atas 54 tahun.

Football Institute punya jagoan untuk maju bursa pencalonan Ketum PSSI. Setidaknya tiga nama mereka ajukan yakni Hary Tanoe, Erick Thohir, dan Achsanul Qosasi.

"Pasti jadi modal itu (ketum Federasi Futsal Indonesia) buat dia untuk melakukan kampanye terhadap voters. Artinya walaupun futsal masuk dalam football organizationnya FIFA, tapi pengelolaan futsal dengan sepakbola sangat jauh sekali berbeda," kata founder Football Institute Budi Setiawan kepada wartawan di Jakarta, Senin (31/10/2022), terkait potensi Harry Tanoe maju bursa pencalonan Ketum PSSI.(Agus)

Share this article :

Posting Komentar

 
Copyright © 2018 - All Rights Reserved
Created by Nusantara Bicara